Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibu Diduga Malapraktik di RS Pemerintah

×

Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibu Diduga Malapraktik di RS Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Polresta Banjarmasin membentuk tim untuk melakukan penyelidikan lebihlanjut.

BANJARMASIN, KP – Kasus dugaan malapraktik terjadi di salah satu Rumah Sakit Umum milik Pemerintah di Banjarmasin.

Dimana, dalam kasus ini seorang ibu harus kehilangan bayinya lantaran kepala sang bayi tertinggal di dalam rahim.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian, pihaknya sudah menerima laporan polisi dari keluarga korban terkait dugaan tindak pidana malapraktik di salah satu rumah sakit milik pemerintah, yang ada di Kota Banjarmasin.

“Dugaan malapraktik dari korban yang mau melahirkan di rumah sakit tersebut. Kondisi bayi sungsang namun tetap dilakukan prosesi persalinan dengan normal,” jelas Kasat kepada awak media, Kamis (25/4).

Dikatakan Thomas, proses persalinan normal yang dilakukan terhadap MS (38) warga Jalan Basirih Banjarmasin ini menyebabkan kepala bayi tersebut tertinggal di dalam perut korban.

“Untuk bayinya meninggal dunia dan untuk sang ibu saat ini masih dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujarnya.

Disinggung apakah ada sudah ditetapkan tersangka dalam kasusnya ?.

Kasat mengungkapkan pihaknya membentuk tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dimana, ada beberapa saksi sudah kita ambil keterangan,namun demikian kita juga sambil running (jalan), sambil marathon mengambil keterangan baik dari pihak rumah sakit dan dokter dokter yang ada pada kejadian tersebut,” tambahnya.

Dugaan malapraktik terjadi pada Minggu (14/4) sekitar pukul 04.00 WITA.

Sementara itu, pihak keluarga yang di wakil suaminya melaporkan kasusnya ke Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin, pada Jumat (19/4).

“Hingga hari ini ada 4 saksi yang kami mintai keterangan dari suami korban selaku pelapor,” ujarnya.

Kembali Thomas menjelaskan, korban dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara. (yul/K-2)

Iklan
Baca Juga:  RSUD MAS Buka Layanan Pertama di Kalimantan “Burn Center”
Iklan