Iklan
Iklan
Iklan
ADVETORIALBANUA KITAPEMKAB TabalongTabalong

Usai Cuti Lebaran, Hamida Sidak Pasar

×

Usai Cuti Lebaran, Hamida Sidak Pasar

Sebarkan artikel ini
SIDAK PASAR. (Ist)

Tanjung, KP – Hari pertama masuk kerja, usai cuti lebaran Idul Fitri 1445 H, Bupati Tabalong Hj Hamida Munawarah ST MT, dengan beberapa instansi terkait langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pasar Tanjung untuk menyaksikan secara langsung perkembangan harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.

Dari pantauan tim yang langsung ia pimpin, Hamida menemukan ada beberapa komoditas yang masih normal harganya usai Lebaran Idul Fitri 1445 H, namun ada juga komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah, “Bawang merah masih relatif mahal, yakni capai Rp50 ribu per kilogram, ada beberapa kekosongan komoditas, kami harapkan nanti kalau distribusi lancar harga dapat normal kembali,” ujarnya, Selasa (16/4) di Pasar Tanjung.

“Ayam ras yang tadinya harga Rp25 per kilogram, menjadi Rp35 ribu per kilogram, namun jika kebutuhan tidak terlalu besar semoga saja tidak terlalu berdampak, untuk beras Alhamdulillah, stok cukup, harga juga normal, dan telur ayam ras juga raga tetap Rp30 ribu per kilogram, jika ada kebutuhan yang tidak mendesak cukup, dan semoga tidak mengalami kenaikan,” harap Hamida.

Secara umum, ujar Hamida adanya kekosongan karena distribusi yang masih belum sampai, “2 hari ke depan menurut informasi pedagang sudah normal dan karena kosong tentu mengalami kenaikan,” ujarnya.

“Untuk antisipasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah kembali jika beberapa hari ke depan tidak mengalami penurunan,” terang Hamida.

Terkait pengendalian inflasi di Kabupaten Tabalong usai lebaran Idul Fitri 1445 H, Hamida mengungkapkan hingga saat ini Kabupaten Tabalong masih 10 besar di tingkat nasional, “Untuk inflasi, dari informasi terakhir kita masih masuk di 10 besar nasional,” ujarnya.

Baca Juga:  Personel Kodim 1001 Terus Bantu Warga Padamkan Karhutla

“Adapun harga, seperti ikan gabus saat ini di Kabupaten Tabalong masih normal Rp60 ribu per kilogram, yang sebelumnya mengalami kenaikan hingga Rp80 per kilogram, mudahan ke depan kita upayakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk melakukan intervensi terkait keadaan pasar sekarang, kalau untuk 2 hari kedepan insya Allah bisa kita atasi,” sebut Hamida.

Terkait pengendalian inflasi, Pj. Bupati Tabalong ini mengungkapkan bahwa di beberapa  instansi pemerintah daerah juga ada telah melakukan gerakan pengendalian inflasi sesuai bidangnya masing-masing, seperti program ‘pangan murah keliling’ oleh Dinas Perkebunan dan ‘julak wasi keliling’ oleh Disperindag setempat, selain dari pasar murah yang digelar di tempat. (ros/K-6)

Iklan
Iklan