Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
EKONOMI

Harga Emas Antam Kembali Meroket

×

Harga Emas Antam Kembali Meroket

Sebarkan artikel ini
Petugas menunjukkan emas batangan di salah satu toko emas di Jakarta, Kamis (2/4/2024). Harga emas Antam batangan yang dipantau dari laman Logam Mulia, Kamis (2/4) pagi, naik Rp17.000 per gram menjadi Rp1.327.000 per gram atau makin mendekati rekor tertingginya pada 20 April 2024 sebesar Rp1.347.000 per gram. (Kalimantanpost.com/Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Jumat (7/6/2024) naik sebesar Rp17.000 per gram
menjadi Rp1.366.000 per gram.

Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.349.000 per gram pada Kamis (6/6/2024).

Harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Jumat, yakni sebesar Rp1.248.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Jumat:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp733.000
  • Harga emas 1 gram: Rp1.366.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.672.000
  • Harga emas 3 gram: Rp3.983.000
  • Harga emas 5 gram: Rp6.605.000
  • Harga emas 10 gram: Rp13.155.000
  • Harga emas 25 gram: Rp32.762.000
  • Harga emas 50 gram: Rp65.445.000
  • Harga emas 100 gram: Rp130.812.000
  • Harga emas 250 gram: Rp326.765.000
  • Harga emas 500 gram: Rp653.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.306.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (Ant/KPO-3)

Iklan
Baca Juga:  Bank Kalsel Jamin Keamanan dan Lindungi Data Nasabah
Iklan