Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Pemko Banjarmasin Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

×

Pemko Banjarmasin Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

Sebarkan artikel ini
RAPERDA - Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2023 untuk selanjutnya dilakukan pembahasan pada Badan Anggaran DPRD Banjarmasin. (KP/AMIR)

Fraksi di DPRD menyampaikan dan menyoroti rendahnya capaian realisasi PAD yang jauh dari target.

BANJARMASIN, KP – DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 Senin (3/6/2024).

Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023 diwakili Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor.

Pada rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi wakil ketua HM Yamin dan Tugiatno ini, Wakil Wali Kota memaparkan laporan keuangan tahun 2023 sudah dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalsel.

Menurutnya Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD wajib disampaikan kepala daerah ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor : 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor: 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dikemukakan, realisasi pelaksanaan APBD tahun 2023 pendapatan daerah terealisasi 74,99 persen atau sebesar Rp 1,9 triliun lebih dari anggaran Rp 2.625.182.196.967,00.

Terdiri dari PAD yang tercapai 56,79 persen atau Rp 466 miliar lebih dari target Rp 820 miliar lebih.

Pendataan transfer tercapai 83,54 persen atau Rp 1 4 triliun lebih dari anggaran Rp 1,7 triliun. Sedangkan lain-lain lain pendapatan Rp 5,5 miliar dari target sebesar Rp 12 ,6 miliar.

Belanja terealisasi 75,69 persen atau Rp 2,1 triliun dari anggaran sebesar Rp 2,2 triliun lebih.

Terdiri dari belanja operasional terealisasi 87,64 perencanaan atau sebesar Rp 1,6 triliun lebih dari anggaran sebesar Rp 1,8 triliun lebih.

Selanjutnya belanja modal yang terealisasi 52,11 persen atau Rp 472 miliar lebih dari dianggarkan Rp 907 miliar lebih.

Ia juga menyebutkan dari pelaksanaan APBD tahun 2023 Sia Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang dihasilkan dari realisasi pendapatan dikurangi braja ditambah pembiayaan yaitu sebesar Rp 18 miliar lebih.

Baca Juga:  Komisi I Prioritaskan Bantuan Hukum Masyarakat Miskin

Diungkapkan pula per 31 Desember 2023 total kewajiban yang ditanggung Pemko Banjarmasin sebesar Rp 372 miliar lebih.

Utang Disorot

Menanggapi penyampaian pelaksanaan APBD tahun 2023, seluruh fraksi dewan dalam pemandangan umum disampaikan agar ditindaklanjuti untuk dibahas lanjut melalui Badan Anggaran Dewan.

Sebelumnya fraksi dewan menyoroti cukup besarnya utang yang ditanggung Pemko Banjarmasin pada pelaksanaan APBD tahun 2023.

Sorotan juga disampaikan terkait rendahnya capaian realisasi PAD yang jauh dari target.

Menanggapi itu Wakil Walikota Banjarmasin,Arifin Noor berjanji melakukan perbaikan. Menurutnya, apa yang terjadi pada pelaksanaan APBD tahun 2023 lalu harus dijadikan pembelajaran untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Terutama dalam merealisasikan PAD sesuai ditargetkan,maupun dalam merealisasikan pembangunan yang disesuaikan kemampuan APBD,” kata Wakil Walikota Arifin Noor. (nid/K-3)

Iklan
Iklan