Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Puskesmas Berperan Vital Jaga Kesehatan Masyarakat

×

Puskesmas Berperan Vital Jaga Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Tabalong Adv 1 3 klm 3
SOSIALISASI - Integrasi Pelayanan Primer (ILP), di Hotel Aston Tanjung, Rabu (11/9). (KP/Ist)

Tanjung, Kalimantanpost.com – Puskesmas dan desa memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit, penanganan masalah kesehatan dasar, serta peningkatan kesejahteraan warga.

Hal itu, sebagaimana diungkapkan Pj. Bupati Tabalong Hj Hamida Munawarah ST MT,   pada acara sosialisasi Integrasi Pelayanan Primer (ILP), di Hotel Aston Tanjung, Rabu (11/9).

Kalimantan Post

“Dengan adanya ILP, saya berharap puskesmas dan pemerintah desa dapat lebih bersinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, cepat, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat,” harap Hamida.

Sebelumnya, Hamida menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaksanakan transformasi pelayanan kesehatan primer, karena fakta yang ada menunjukkan capaian standar pelayanan minimal bidang kesehatan yang masih tinggi serta sebagian besar kasus kematian yang terjadi di Indonesia merupakan kasus yang dapat dicegah.

Hal ini ungkap Hamida, menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan primer belum cukup kuat dalam merespon masalah kesehatan. “Data pada tahun 2022 menunjukkan belum terintegrasinya pemberdayaan masyarakat di tingkat desa/kelurahan. Disisi lain, masih terdapat 18.193 desa/kelurahan yang tidak memiliki fasilitas kesehatan dalam bentuk Pustu/Poskesdes/Posyandu untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Merespon hal tersebut maka diterapkan konsep Primary Health Care (PHC) melalui integrasi pelayanan kesehatan primer. Sistem ini tidak dapat dijalankan hanya melalui Puskesmas dan jejaringnya, namun memerlukan peran serta aktif masyarakat serta pemerintah daerah dalam implementasinya, jelas Hamida.

Menurut Hamida, transformasi layanan kesehatan primer harus mendapat perhatian khusus serta investasi kesehatan yang besar, dengan fokus kepada promotif dan preventif. “Transformasi dimulai dari Puskesmas, Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa, sampai ke tingkat RT/RW sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan pelaksanaan Integrasi Pelayanan Primer ini, maka kita lakukan sosialisasi. Saya berpesan kepada semua yang hadir di sini, agar dapat menyimak dengan baik, hal-hal yang akan disampaikan oleh para narasumber. Manfaatkan kesempatan ini agar mendapatkan pemahaman yang menyeluruh terkait ILP sehingga nanti dalam penerapannya bisa optimal, pinta Hamida.

Baca Juga :  Kursi Ketua DPRD Banjarbaru Dipastikan Berganti

Di kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi, karena kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan tugas bersama. “Dengan adanya Integrasi Pelayanan Primer ini, diharapkan bisa mendorong terciptanya pola pelayanan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan dan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan yang sudah berkenan untuk menjadi narasumber dan berbagi pengetahuan kepada kita semua pada sosialisasi hari ini,” terang Hamida.

Selebihnya, ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat. “Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan primer yang komprehensif dan berkualitas sesuai siklus hidup bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

“Saya ucapkan selamat mengikuti sosialisasi. Semoga acara berjalan dengan lancar dan dapat membawa manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tabalong,” demikian pungkas Pj. Bupati Tabalong ini. (ros/K-6)

Iklan
Iklan