RANTAU, Kalimantanpost.com — Pemerintah Kabupaten Tapin bersama TNI memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 dengan membangun jalan sepanjang 1,2 kilometer di Desa Salam Babaris, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin.
Proyek ini ditargetkan memperbaiki konektivitas desa yang selama ini terbatas.
Hal itu terungkap pada Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa ke 128 Tahun 2026 TNI Kodim 1010 Tapin, di halaman Kantor Bupati Tapin Kawasan Rantau Baru. Rabu (15/4/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Tapin H Yamani dengan dihadiri Kasrem 101 Antasari, Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, perwakilan Korem 101/Antasari, serta jajaran kepolisian dan kejaksaan.
Peserta upacara terdiri atas personel TNI, Polri, aparat pemerintah daerah, hingga pelajar.
Komandan Kodim 1010 Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, mengatakan, pembangunan jalan selebar lima meter menjadi sasaran utama kegiatan.
Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian serta mobilitas warga.
“Akses jalan ini akan membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain jalan, program ini mencakup perbaikan dua unit rumah tidak layak huni, rehabilitasi dua fasilitas mandi cuci kakus, pembangunan satu sumur bor, serta perbaikan mushola.
Kegiatan penghijauan dan pembersihan fasilitas umum juga menjadi bagian dari sasaran tambahan.
TMMD kali ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Sejumlah kegiatan nonfisik disiapkan, antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, serta edukasi pertanian dan kesehatan. Program percepatan penurunan stunting turut dimasukkan sebagai prioritas.
Bupati Tapin, H Yamani mengatakan, TMMD menjadi instrumen penting untuk mempercepat pembangunan desa.
Menurut dia, pendekatan kolaboratif antara TNI dan pemerintah daerah terbukti efektif menjangkau wilayah yang sulit disentuh program reguler.
“Desa adalah titik awal pembangunan. Ketika desa berkembang, dampaknya akan terasa hingga tingkat kabupaten,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Pemerintah daerah berharap warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembangunan.
Mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, TMMD ke-128 di Tapin diarahkan tidak hanya menyelesaikan proyek infrastruktur jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah daerah menargetkan hasil program ini dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Pembukaan ditandai dengan penyematan pita merah dan penyerahan peralatan kerja kepada personil gabungan, TNI, Polri dan Warga Masyarakat. (abd/KPO-4)















