Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Jalan Tatah Belayung Rusak Parah, Pemko Banjarmasin Lakukan Perbaikan Bertahap

×

Jalan Tatah Belayung Rusak Parah, Pemko Banjarmasin Lakukan Perbaikan Bertahap

Sebarkan artikel ini
IMG 20260420 WA0033 e1776688861643
JALAN RUSAK - Kondisi jalan Tatah Belayung yang rusak parah akhirnya diperbaiki. (Kalimantanpost.com/nugie).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kerusakan parah di Jalan Tatah Belayung, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Kondisi jalan yang sudah berlangsung cukup lama kini diakui sebagai persoalan mendesak.

Kalimantan Post

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 1,7 Kilometer tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari retak ringan hingga kerusakan berat yang menembus struktur dasar. Titik paling rawan berada di bagian tengah jalan dengan lubang cukup dalam.

Letak jalan yang diapit aliran sungai dan area persawahan membuat risiko semakin tinggi. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan serius.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Kartika Estaurina, menjelaskan, hasil kajian teknis menunjukkan kerusakan terjadi hampir di seluruh segmen jalan.

“Perkiraan kebutuhan anggaran untuk penanganan menyeluruh mencapai sekitar Rp8 miliar berdasarkan Detail Engineering Design,” ujarnya.

Ia menambahkan, percepatan kerusakan dipengaruhi oleh pertumbuhan permukiman serta kondisi tanah rawa yang lunak, sehingga konstruksi jalan mudah mengalami penurunan.

Menurut Kartika Estaurina, penanganan di kawasan seperti ini memerlukan metode khusus, seperti pemasangan cerucuk untuk memperkuat struktur dasar jalan.

Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan total belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah kota pun memilih melakukan penanganan bertahap.

“Penanganan difokuskan pada bagian yang paling parah agar risiko bagi pengguna jalan bisa diminimalkan,” jelasnya.

Untuk 2026, perbaikan difokuskan pada titik paling rusak sepanjang sekitar 400 meter dengan alokasi dana sekitar Rp1 miliar. Pekerjaan tidak hanya pengaspalan, tetapi juga pembangunan siring untuk menjaga kestabilan badan jalan.

Sementara itu, Pemko Banjarmasin terus mengupayakan sisa ruas jalan agar bisa masuk dalam prioritas pendanaan melalui program Inpres Jalan Daerah maupun APBD Perubahan, sambil tetap melakukan pemeliharaan rutin agar kerusakan tidak semakin meluas. (nug/KPO-4)

Baca Juga :  Orkestrasi Kebijakan dan Penertiban Pasar Dinilai Lebih Mendesak

Iklan
Iklan