BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ketua DPRD Kalsel H Supian HK mengharapkan proyek pembangunan bendungan Riam Kiwa bisa segera direalisasikan.
“Kita harapkan pembangunan bendungan ini bisa direalisasikan pada 2026 ini,” kata Supian HK kepada wartawan, usai memimpin ekspose rencana pembangunan bendungan Riam Kiwa, Selasa (21/4/2026), di Banjarmasin.
Apalagi alokasi anggaran dan lahan untuk pembangunan proyek tersebut sudah disiapkan, bahkan masyarakat mendukung rencana ini, mengingat dampaknya kepada masyarakat luas.
“Tinggal menyelesaikan kebun masyarakat yang terkena proyek bendungan tersebut,” ujar politisi Partai Golkar.
Selain itu, alihfungsi lahan juga sudah disetujui, sehingga tahapan pembangunan proyek bendungan bisa dilanjutkan.
“Kita minta segera direalisasikan, karena proyek ini telah direncanakan sejak 2007 lalu,” ujar Supian HK.
Selain itu, rencana pembangunan bendungan Riam Kiwa juga perlu dikoordinasikan dengan balai besar, pusat maupun dinas terkait, termasuk dengan Pemkab Banjar.
Sementara itu, Ikhwansyah yang mewakili Bupati Banjar mengatakan, tahapan pembangunan bendungan sudah dilakukan, bahkan satgas telah melakukan langkah-langkah dalam penyiapan lahan.
“Saat ini persoalan lahan sudah beres, tinggal menentukan nilai tanaman kebun milik masyarakat,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar.
Rencananya akan diakukan appraisal untuk menentukan nilai tanaman kebun warga di atas lahan tersebut. “Semoga ini bisa segera diselesaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H Jahrian mengingatkan agar proses penggantian nilai tanaman kebun masyarakat ini tidak merugikan masyarakat.
“Ini harus diperhatikan agar masyarakat sebagai pemilik kebun tidak dirugikan,” kata Jahrian.
Kemudian terkait pembebasan lahan yamg diperlukan untuk pembangunan bendungan Riam Kiwa ini juga perlu disosialisasikan kepada masyarakat, terutama dampak positifnya untuk pertanian, perikanan dan sumber air baku PDAM.
“Jangan sampai ada mafia tanah, yang menyebabkan terjadinya lonjalan harga untuk pembebasan lahan,” ujar politisi Partai NasDem. (lyn/KPO-4).















