KOTA SENTANI, Kalimantanpost.com – Rentetan drama, pesta gol, dan hasil mengejutkan terjadi sepanjang Seri ke-10 Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 di Istora Papua Bangkit yang berakhir, Minggu (26/4/2026). Ini
membuktikan tidak ada satupun tim yang aman dari ancaman tergelincir, membuat konstelasi perebutan tiket Final Four dan hak mewakili Indonesia di ajang Piala Continental semakin sulit ditebak.
Berbagai rekor dan momen krusial tercipta di hari penutupan ini, memberikan sinyal bahaya bagi tim-tim papan atas dan asa baru bagi para penantang.
Kejutan terbesar datang di penghujung hari saat Unggul FC (UFC) tampil kesetanan menguliti pemuncak klasemen Fafage Banua (FFG) dengan skor telak 7-1. Quattrick Andres Dwi Persada Putra menjadi mimpi buruk yang meruntuhkan rekor impresif FFG.
Sementara itu, membayar tuntas hasil imbang di hari sebelumnya, Blacksteel (BSP) mengamuk di depan publik sendiri dengan mencetak sepuluh gol ke gawang Kuda Laut Nusantara (KLN). Kemenangan 10-3 ini menegaskan mentalitas juara BSP.
Lalu, Pangsuma FC (PFC) memamerkan ketangguhan mental yang luar biasa. Tertinggal 3-1 di babak pertama dari Moncongbulo FC (MCB), PFC bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan gemilang 7-4.
Lalu, Bintang Timur Surabaya (BTS) sukses meraih kemenangan di Seri Jayapura ini. Di laga penutup, mereka tampil dominan menundukkan Nanzaby FC (NZB) dengan skor 4-1.
Kekalahan telak Fafage Banua memberikan dampak masif terhadap perebutan takhta klasemen. Posisi puncak tidak lagi sekadar tentang supremasi domestik, melainkan jalur utama menuju kancah internasional untuk memperebutkan tiket prestisius ke Piala Continental.
Jarak poin yang menyempit membuat persaingan menuju gelar juara reguler akan ditentukan hingga titik darah penghabisan.
Berdasarkan rilis klasemen terbaru, jarak antara Fafage Banua di peringkat pertama (42 poin) dan BSP di peringkat kedua (39 poin) kini hanya tersisa tiga angka. Kemenangan mutlak Blacksteel Papua dan kekalahan Fafage Banua membuat persaingan memperebutkan takhta ini terbuka sangat lebar.
Di zona final four, pertarungan tidak kalah brutal. Pangsuma FC (36 poin) semakin mengukuhkan posisinya di peringkat ketiga.
Namun, batas aman di peringkat keempat yang saat ini dihuni Cosmo JNE (CMJ) dengan 32 poin, mendapat ancaman serius dari dua arah sekaligus.
Bintang Timur Surabaya (31 poin) yang memiliki tabungan pertandingan lebih banyak, serta UFC (31 poin) yang sedang dalam momentum puncak, siap mengkudeta posisi tersebut kapan saja.
Setelah suguhan luar biasa di Jayapura, PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) bersiap membawa gemuruh PFL 2025/2026 ke Sulawesi Selatan! Seri selanjutnya akan diselenggarakan di Makassar.
Dengan selisih poin yang semakin tipis di papan atas, Seri Makassar dipastikan akan menjadi medan pertempuran krusial.
Akankah FFG mampu mempertahankan takhta dan menjaga asa ke Piala Continental? Bisakah BSP mengambil alih puncak klasemen? Dan siapa yang akan terlempar dari zona Final Four.
Berikut adalah Klasemen Sementara PFL 2025/2026 (Update 26 April 2026) usai Seri Jayapura:
- Fafage Banua – 42 Poin
- Blacksteel Papua – 39 Poin
- Pangsuma FC – 36 Poin
- Cosmo JNE – 32 Poin
- Unggul FC – 31 Poin
- Bintang Timur – 31 Poin
- Nanzaby FC – 22 Poin
- Mongcongbulo FC – 14 Poin
- Kuda Laut Nusantara – 11 Poin
- Halus FC- 7 Poin
- Asahan – 4 Poin
- Raybit FC – 2 Poin
(Peringkat 1-4 berhak melaju ke babak Final Four)















