Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

2027, Kalsel Sepakat Zero Over Dimention Over Loading

×

2027, Kalsel Sepakat Zero Over Dimention Over Loading

Sebarkan artikel ini
IMG 20260617 WA0026 e1781678107724
ZERO ODOL – Pembukaan Seminar Nasional dengan tema “Formulasi Kebijakan dan Inovasi Teknologi Akselerasi Transformasi Logistik Zero Over Dimention & Over Loading Kalsel 2027. (Kalimantanpost.com/yana)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Seluruh stakeholder di Kalsel menyepakati zero over dimention over loading (ODOL) pada 2027, dengan deklarasi dan penandatanganan pakta integritas, Rabu (17/6/2027), di Banjarmasin.

Deklarasi dan penandatangan pakta integritas ini dilakukan di sela Seminar Nasional dengan tema “Formulasi Kebijakan dan Inovasi Teknologi Akselerasi Transformasi Logistik Zero Over Dimention & Over Loading Kalsel 2027, yang diselenggarakan Pusat Studi Ilmu Kepolisian ULM dan Polda Kalsel.

Kalimantan Post

Deklarasi ini dilakukan Dirlantas Polda Kalsel, Dinas Perhubungan Kalsel, Dinas PUPR Kalsel, Bappeda Kalsel, BPTD Kalsel dan PT Jasa Raharja.

“Perlu kebersamaan stakeholder terkait agar zero ODOL 2027 bisa terealisasi,” kata Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian ULM, Hj Rahmida Erliyani.

Menurut Rahmida, masalah ODOL ini menarik dibicarakan, baik dalam FGD mapun seminar nasional, mengingat keberadaannya seringkali menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan.

IMG 20260617 WA0027

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Yang paling desak adalah pakta integritas untuk mengingatkan bersama agar bisa memperhatikan keselamatan dan kerusakan jalan,” tambahnya.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr H Ahmad Alim Bachri mengatakan, seminar ini penting untuk memberikan persepsi dan pemahaman yang sama terkait transformasi logistik di Kalsel, agar bisa menerapkan zero ODOL.

“Diharapkan target zero ODOL 2027 di Kalsel bisa teralisasi,” kata Prof Ahmad.

Untuk itu, diperlukan efisiensi keseluruhan, baik infrastruktur maupun sarana trasportasinya, sehingga tercipta iklim usaha yang kondusif.

“Kita juga bisa menghemat usia kendaraan, umur jalan hingga menekan angka kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengakui, masalah ODOL sudah dibahas sejak 2009 lalu, bahkan aturannya, namun belum bisa dilaksanaan hingga saat ini.

Baca Juga :  Kecewa Anggota DPR RI Tak Hadir, BEM Kalsel Sampaikan Empat Tuntutan di DPRD

“Jadi kita support penuh seminar ini agar keselamatan pengguna jalan dan kualitas jalan bisa dipertahankan,” kata Kapolda.

Selain itu, rekomendasi seminar ini bisa menjadi evaluasi bagi jajaran Polda Kalsel untuk menerapkan zero ODOL 2027, walaupun penerapannya dilakukan secara bertahap.

“Seminar ini melibatkan banyak pihak, bahkan ada komitmen bersama untuk zero ODOL 2027,” tegasnya. (lyn/KPO-4)

Iklan
Iklan