PHILADELPHIA, Kalimantanpost.com – Nicolas Pepe mencetak dua gol spektakuler saat Pantai Gading mengamankan tempat mereka di babak gugur untuk pertama kalinya dengan kemenangan 2-0 mudah atas Curaçao yang debut di Piala Dunia berakhir dengan catatan mengecewakan dipertandingan terakhir Grup E yang dimainkan di Stadion Philadelphia pada Jumat (26/6/2026).
Dengan kemenangan ini, Pantai Gading lolos sebagai runner-up Grup E dan akan menghadapi runner-up Grup I di Dallas pada 30 Juni.
Pantai Gading melakukan empat perubahan dari tim usai kalah 2-1 dari Jerman dan salah satu perubahan itu dengan menurunkan penyerang Villarreal, Pepe yang membuat perbedaan.
Gol pertamanya di menit 7 tercipta di awal pertandingan ketika pemain sayap lincah Yan Diomande menguasai bola lepas di tepi kotak penalti Curaçao dan mengirimkan umpan silang rendah ke dalam kotak penalti. Pepe yang berlari maju dengan mudah menceploskan bola dari jarak dekat, memberikan keunggulan bagi Pantai Gading dan sekaligus gol tercepat mereka di Piala Dunia.
Keunggulan tersebut membantu tim Afrika mengendalikan pertandingan, meskipun bermain dengan tempo yang jauh lebih lambat dibandingkan pertandingan sebelumnya.
Beberapa peluang yang dimiliki Curaçao diciptakan oleh Tahith Chong dan kapten Leandro Bacuna. Chong melepaskan tembakan keras yang melambung di atas gawang menjelang akhir babak pertama. Tak lama kemudian, Bacuna melewati dua bek di tepi kotak penalti tetapi tembakannya melenceng dari tiang dekat.
Pepe menggandakan keunggulan Elephants di menit 64 mencetak gol dengan kaki kirinya setelah umpan satu-dua sederhana dengan gelandang Nottingham Forest, Ibrahim Sangare, membuatnya sendirian di kotak penalti melawan Eloy Room.
Perjalanan perdana Curaçao di Piala Dunia berakhir di Philadelphia, tetapi akan tetap terukir dalam ingatan para pendukung Blue Wave .
Penyerang Pantai Gading, Nicolas Pepe mengungkapkan kemenangan ini adalah sumber kebanggaan dan kegembiraan telah lolos ke babak gugur.
“Jadi bagi masyarakat Pantai Gading, ini adalah sumber kebanggaan. Dua gol saya? Itu semua berkat tim. Pada gol pertama, Yan (Diomande) melakukan pekerjaan hebat dengan memberikan umpan kepada saya. Gol kedua adalah umpan luar biasa dari Ibra’ (Ibrahim Sangare, dan yang harus saya lakukan hanyalah menendangnya. Ini adalah kehormatan individu, tetapi juga kehormatan tim,” ujarnya.
Ditambahkannya, mereka fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan. “Kami akan mencoba untuk melangkah sejauh mungkin, kami memiliki pemain dan kualitas untuk melakukannya. Kami perlu tetap fokus, beristirahat, dan melihat siapa lawan kami nanti,” pungkas Nicolas Pepe.
Emerse Fae, pelatih kepala Pantai Gading menambahkan suatu kebanggaan yang terlintas di benaknya.
“Kami tahu kami bisa melakukannya, dan kami juga tahu itu akan sulit. Kami berhasil. Terlebih lagi, kami finis di posisi kedua. Kami senang dan bangga, tetapi kami melihat lebih jauh ke depan. Kami akan beristirahat dengan baik untuk pertandingan berikutnya. Pantai Gading pantas mendapatkan ini, dapat menikmatinya, dan dapat merayakannya malam ini. Mereka dapat terus menyemangati kami agar kami dapat melangkah sejauh mungkin,” ujarnya. (ful/KPO-3)
Hasil Pertandingan Grup E
Jumat (26/6/2026) pagi WIB
- Jerman vs Ekuador 1-2
- Pantai Gading vs Curacao 2-0
Klasemen Akhir
Grup E
- Jerman 3 2 0 1 + 6 6
- Pantai Gading 3 2 0 1 +2 6
- Ekuador 3 1 1 1 0 4
- Curacao 3 0 1 2 -8 1















