Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) menggelar Sosialisasi Keamanan Informasi Berbasis Elektronik dan Non Elektronik, Kamis (30/07/2026).
Dibuka Kadis Kominfostandi Faisal yang menegaskan, kegiatan ini upaya meningkatkan wawasan ASN mengenai standar keamanan informasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran melindungi data di lingkungan kerja masing-masing.
“Tentunya terhadap risiko ancaman siber,” ujar Faisal.
Dia menjelaskan, terdapat empat persoalan utama yang menjadi perhatian terkait keamanan informasi di lingkungan Pemkab Banjar. Pertama, percepatan pelayanan publik saat ini sangat bergantung pada teknologi informasi berbasis internet dalam mengelola data dan informasi.
“Kedua, perkembangan teknologi turut diiringi meningkatnya ancaman peretasan terhadap sistem elektronik yang mengincar data penting. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu pelayanan publik, juga dapat menimbulkan kerugian secara finansial,” ungkapnya.
Kemudian, masih terbatasnya SDM yang memiliki kompetensi di bidang keamanan informasi serta rendahnya kesadaran terhadap keamanan siber (security awareness) yang meningkatkan risiko serangannya pada sistem elektronik di OPD.
“Melalui sosialisasi ini, peserta diharap mampu menerapkan prinsip-prinsip dasar keamanan informasi di instansi masing-masing, terutama menjaga data agar tidak bocor serta melindungi data pribadi milik ASN,” harapnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel serta Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfostandi. (Wan/K-5)















