Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Australia Kali Ketiga Tersisih di Fase Gugur, Kali Ini Giliran Mesir Singkirkannya Lewat Adu Penalti

×

Australia Kali Ketiga Tersisih di Fase Gugur, Kali Ini Giliran Mesir Singkirkannya Lewat Adu Penalti

Sebarkan artikel ini
IMG 20260704 WA0004
Emam Ashour (8) dari Mesir merayakan gol pertama timnya bersama rekan setimnya Ramy Rabia (5) dan Mostafa Zico (11) selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Australia dan Mesir di Stadion Dallas di Arlington, Texas, Sabtu (4/7/2026) dinihari WIB. (FIFA)

TEXAS, Kalimantanpost.com – Timnas Australia kali ketiga tersisih di fase gugur. Kali ini giliran Mesir menyingkirkan lewat drama adu penalti 4-2 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 dalam pertandingan normal di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang di Dallas Stadium, Sabtu (4/7/2026) dinihari.

Sebelumnya Australia telah menjalani dua pertandingan fase gugur di Piala Dunia dan selalu kalah, yakni dari Italia (1-2) pada 2006, Argentina (1-2) pada 2022.

Kalimantan Post

Sebaliknya bagi kemenangan Mesir mencetak sejarah baru di Dallas setelah meraih kemenangan pertama mereka di fase gugur putaran final Piala Dunia.

Dikutip dari laman FIFA, pada pertandingan sebelumnya, The Pharaohs mengalahkan Selandia Baru untuk mencatat kemenangan pertama mereka di panggung dunia. Kini mereka merayakan kemenangan kedua atas wakil kawasan Antipodea setelah sukses dalam adu penalti yang dipastikan oleh Hossam Abdelmaguid, menyusul kegagalan Harry Souttar dan Lucas Herrington dari kubu Australia.

Berkat kemenangan ini, Mesir melaju ke babak 16 besar di Atlanta pada 7 Juli untuk menghadapi pemenang laga Argentina melawan Tanjung Verde.

Socceroos nyaris mencapai awal yang sempurna ketika tendangan jarak jauh Cristian Volpato membentur sisi atas mistar gawang pada menit-menit awal. Namun justru mereka yang tertinggal setelah Ashour mencetak gol dari fase kedua sebuah situasi bola mati pada menit ke-13.

Tembakan pertama sang gelandang sempat diblok, tetapi ketika Karim Hafez mengirim bola kembali ke dalam kotak penalti, Ashour menyyundulnya masuk di tiang jauh. Pemain berusia 28 tahun itu belum pernah mencetak gol untuk tim nasional sebelum tiba di Amerika Utara, tetapi kini telah mengoleksi dua gol di Piala Dunia.

Australia yang diperkuat banyak pemain muda tampil penuh semangat, tetapi gagal menciptakan peluang emas. Tantangan mereka semakin berat ketika bek sayap Jordan Bos mengalami cedera lutut yang memaksanya digantikan oleh Kai Trewin saat turun minum. Meski begitu, mereka berhasil mendapat keberuntungan saat babak kedua dimulai ketika Omar Marmoush lolos sendirian, namun penyelesaian akhirnya melebar dari sasaran.

Baca Juga :  Iran Tersingkir ke-32 Besar Usai Aljazair dan Austria Bermain Imbang 3-3

Tim asuhan Tony Popovic memanfaatkan momen tersebut, dengan ancaman mereka dari situasi bola mati menghasilkan gol penyeimbang. Aiden O’Neill mengirim tendangan bebas dari sisi kiri, dan Mohamed Hany justru menyyundul bola ke gawangnya sendiri untuk mencatat gol bunuh diri keduanya di turnamen ini pada menit 55.

Mesir seharusnya mampu mengakhiri pertandingan pada waktu normal andai Patrick Beach tidak melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan untuk menggagalkan sundulan keras Rami Rabia yang menyambut umpan Mohamed Salah. Salah, yang dinyatakan cocok meski sempat berpikir mengalami masalah hamstring, kemudian memberikan umpan kepada Haissem Hassan, tetapi tembakannya berhasil diblok dengan brilian oleh Harry Souttar.

Australia memasukkan kiper pengganti Mat Ryan menggantikan Patrick Beach sesaat sebelum peluit akhir dibunyikan, tetapi keputusan itu tidak menghasilkan hasil karena Mesir sukses mengeksekusi seluruh tendangan penalti mereka, termasuk penalti bergaya Panenka yang dieksekusi dengan tenang oleh Salah. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan