BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Krisis air bersih mulai mengganggu aktivitas sehari-hari warga di sejumlah kawasan terdampak dalam memenuhi kebutuhan air untuk keperluan rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci, hingga kebutuhan sanitasi.
Salah seorang warga Pemurus Baru, Wati yang mengeluh karena lebih sering mengalami air macet akhir-akhir ini.
Menurut Wati, sekalinya air keluar sangat kecil, hingga perlu berjam-jam untuk bisa menampung air bersih untuk keperluan sehari-hari.
“Tiap hari harus menampung air, apalagi air baru mau keluar saat subuh itu pun airnya kecil,” kata Wati.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Minum Air (PAM) Bandarmasih, Zulbadi menjelaskan, kendala distribusi air bersih kepada masyarakat saat ini karena memang kondisi kadar garam air baku yang naik signifikan.
Bahkan salah satu sumber air bersih yakni intake Sungai Bilu tidak bisa dimanfaatkan secara normal karena kadar garam telah menembus lebih dari 5.000 PPM.
“Intake Sungai Bilu yang kapasitas 600 liter per detik itu tidak bisa kita produksi karena kadar garamnya sudah sangat tinggi di atas 5.000an,” ungkap Zulbadi.
Hal tersebut, lanjut Zulbadi, menyebabkan produksi air bersih mengalami kekurangan hingga berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.
Kendati demikian, PAM Bandarmasih telah upayakan dengan melakukan mix air baku agar air bersih agar tetap dapat diproduksi.
“Kita lakukan mix. Namun tetap saja produksi tidak maksimal seperti biasa karena kondisi kemarau saat ini,” bebernya.
Selain itu, pihaknya juga siagakan mobil tangki untuk pendistribusian air bersih langsung ke wilayah yang terdampak krisis air saat ini.
“Kita menyiapkan mobil tangki bagi masyarakat yang minta air kita fasilitasi. Air bersih bisa diambil di intalasi IPA 2 untuk di dropp kepada masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendapatkan layanan tangki air bersih ini lanjutnya, bisa menghubungi PAM Bandarmasih melalui call center (0511) 3252541 atau aplikasi Bandarmasih Mobile.
“Layanan ini gratis untuk masyarakat tapi harus melalui Ketua RT. Kalau untuk keperluan bisnis tentu beda lagi,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, PAM Bandarmasih bersama Pemko Banjarmasin melaksanakan shalat istisqa dan doa bersama di Halaman Kantor PAM Bandarmasih pada Kamis (27/8/2026) sebagai bentuk ikhtiar memohon hujan turun kepada Allah SWT di tengah kondisi kemarau panjang saat ini. (ham/KPO-4).















