Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

ESDM Kalsel Imbau Warga Hentikan Pembakaran Untuk Cegah Titik Api Baru

×

ESDM Kalsel Imbau Warga Hentikan Pembakaran Untuk Cegah Titik Api Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260826 WA0005 e1787732526998

Banjarbaru, Kalimantanpost.com – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api baru di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Selatan, Endarto, mengatakan upaya pengendalian karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman dan pembasahan, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk mencegah munculnya sumber api baru.

Kalimantan Post


Imbauan tersebut disampaikannya usai mendampingi Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau penggunaan pompa dalam penanggulangan karhutla di kawasan ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (25/8/2026).


Endarto menjelaskan, tim di lapangan terus melakukan penjagaan dan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Peralatan pompa ditempatkan di sejumlah titik sesuai kebutuhan, termasuk unit yang dapat bergerak secara mobile.


“Petugas juga memfungsikan peralatan yang sifatnya ringan sehingga bisa mobile untuk dibawa ke mana-mana. Sehingga potensi titik api yang baru bisa diantisipasi,” kata Endarto.


Ia menegaskan, pencegahan titik api baru menjadi sangat penting karena sebagian wilayah Guntung Damar yang ditangani memiliki luasan sekitar 122 hektare dan sekitar 60 persen wilayah tersebut telah terbakar.


Selain pembasahan, upaya pengendalian juga dilakukan dengan memastikan kanal-kanal yang tersedia tetap dialiri air. Sejumlah pompa digunakan untuk memperlancar sekaligus menambah aliran air menuju kawasan yang membutuhkan pembasahan.


Menurut Endarto, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah bertambahnya titik api. Ia mengingatkan agar warga tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi menjadi sumber kebakaran.
“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari hal-hal yang memicu atau menjadikan ini sebagai sumber atau potensi titik api baru,” tegasnya.

Baca Juga :  Enam Perusahaan Diberi Sanksi Kemenhut Sebabkan Karhutla Berulang di Kalimantan


Ia menyebut beberapa hal yang perlu diwaspadai, di antaranya bekas pembakaran yang belum benar-benar padam, membuang puntung rokok sembarangan, hingga membuka lahan dengan cara membakar.


Endarto mengingatkan dampak karhutla tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dirasakan langsung masyarakat melalui memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.


“Imbasnya sangat besar. Masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan, merasakan kabut asap yang sudah sangat tebal dan sangat pekat,” ujarnya.


Karena itu, ia meminta seluruh pihak bersama-sama mencegah munculnya kebakaran baru agar kondisi kabut asap tidak semakin memburuk. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat.


“Ini harus segera kita antisipasi supaya tidak ada korban infeksi saluran pernapasan yang semakin banyak,” tutup Endarto. (adv/KPO-1)

Iklan
Iklan