Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Menembus Asap Karhutla, Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Personel Dan Kekuatan Udara

×

Menembus Asap Karhutla, Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Personel Dan Kekuatan Udara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260825 WA0071
‎MENEMBUS ASAP — Personel Lanud Sjamsudin Noor bersama unsur gabungan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Landasan Ulin, Banjarbaru, Senin (24/8/2026). (Kalimantanpost.com/repro Lanud Sjamsuddin Noor).

BANJARBARU, Kalimantanpost.com — Di tengah kepungan asap dan panas, personel Lanud Sjamsudin Noor bersama unsur gabungan terus berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

‎Personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla dikerahkan untuk melakukan pemadaman, penyekatan, serta pengendalian titik api agar tidak meluas ke kawasan lainnya, Senin (24/8/2026).

‎Penanganan di darat diperkuat dukungan kekuatan udara. Sejumlah helikopter dari unsur TNI AU dan gabungan dikerahkan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat.

‎Helikopter yang terlibat, antara lain Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma, dan UH. Armada tersebut mendukung operasi penanggulangan karhutla, termasuk pemadaman melalui metode water bombing, pemantauan serta dukungan terhadap personel yang bertugas di lapangan.

‎Dukungan udara menjadi penting karena sejumlah kawasan Karhutla memiliki akses terbatas dan medan yang menyulitkan pergerakan kendaraan maupun personel pemadam.

‎Sementara helikopter bergerak dari udara, personel di darat terus melakukan pemadaman dan penyekatan. Mereka juga memantau perkembangan titik api untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

‎Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita mengatakan, keterlibatan personel Lanud Sam merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Udara dalam membantu pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menangani Karhutla di Kalsel.

‎“Keterlibatan personel Lanud Sam dalam penanggulangan Karhutla bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga merupakan bentuk bakti untuk negeri dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi prajurit, menjaga keselamatan masyarakat dan membantu mengatasi bencana merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

‎Menurut dia, kesiapsiagaan personel dan kecepatan merespons titik api menjadi bagian penting dalam operasi penanganan karhutla.

‎Kolaborasi juga terus diperkuat antara TNI AU, TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah dan masyarakat. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, mulai dari pemadaman dan pengendalian di darat, dukungan operasi udara, pemantauan hingga pencegahan agar api tidak kembali meluas.

‎Pengerahan helikopter dan personel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Kalsel. Namun, keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada jumlah personel maupun peralatan.

‎Kecepatan respons, koordinasi dan kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting untuk menghadapi karhutla yang dapat berkembang cepat akibat kondisi cuaca, angin dan karakteristik lahan.

‎Di tengah kepungan asap dan medan yang penuh tantangan, personel Lanud Sjamsudin Noor bersama unsur gabungan terus bergerak. Operasi darat dan udara dilakukan secara terpadu dengan satu tujuan, yakni memadamkan api, mencegah kebakaran meluas, serta melindungi masyarakat dan lingkungan di Kalsel. (dev/KPO-4)


Baca Juga :  Wamenko Pangan Kunjungi PLTA Ir. PM. Noor, Pastikan Kesiapan Pasokan Air untuk Kebutuhan Masyarakat dan Penanganan Karhutla
Iklan
Iklan