Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Kabut Asap Mulai Ganggu Jarak Pandang, Trio Motor Bagikan Tips #Cari_Aman untuk Pengendara

×

Kabut Asap Mulai Ganggu Jarak Pandang, Trio Motor Bagikan Tips #Cari_Aman untuk Pengendara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260901 WA0009
Ilustrasi - Kabut asap yang pekat mengganggu jarak pandang pengendara motor.KP/Dok. Trio Motor. ('KP/Dok. Trio Motor)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor. Selain berdampak terhadap kesehatan, kondisi asap yang pekat juga dapat mengurangi jarak pandang sehingga meningkatkan risiko saat berkendara.

Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan mencatat lebih dari 7.000 kasus ISPA dan pneumonia
sepanjang musim kemarau. Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau menggunakan
masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi asap semakin tebal. Kondisi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat semakin memperhatikan kesehatan sekaligus keselamatan ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Kalimantan Post

Bagi pengendara sepeda motor, jarak pandang yang terbatas membuat kemampuan untuk melihat kendaraan, objek, maupun kondisi jalan di depan menjadi berkurang. Karena itu, PT Trio Motor melalui tim Safety Riding mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan prinsip #Cari_Aman ketika berkendara di tengah kabut asap.

Yoga Prabowo, PIC Safety Riding PT Trio Motor, mengatakan pengendara perlu menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi lingkungan dan tidak memaksakan perjalanan apabila situasi sudah tidak memungkinkan.

“Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan menyulitkan pengendara melihat
kendaraan maupun kondisi jalan. Karena itu, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, gunakan masker dan pastikan visor helm tetap bersih. Jika pandangan sudah terlalu terbatas, jangan
memaksakan perjalanan dan segera mencari tempat berhenti yang aman,” ujar Yoga Prabowo.

Sebelum berkendara, pengendara juga disarankan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik dapat membantu mengurangi paparan asap, sementara helm dengan visor yang bersih akan membantu mempertahankan visibilitas selama perjalanan.

Ketika berada di jalan, pengendara perlu mengurangi kecepatan dan memberikan jarak lebih dengan kendaraan di depan. Jarak aman yang lebih panjang memberikan waktu reaksi apabila kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak. Pengendara juga sebaiknya menghindari manuver tiba-tiba maupun menyalip ketika kondisi pandangan tidak memungkinkan.

Baca Juga :  Sebanyak 6.000 Warga Terpapar ISPA Terdampak Kabut Asap, TP-PKK Bagi-Bagi Masker Gratis

Kondisi sepeda motor juga tidak kalah penting. Pastikan lampu utama, rem, ban, dan
komponen pendukung lainnya berfungsi dengan baik sebelum perjalanan. Penggunaan lampu utama dapat membantu kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain ketika visibilitas menurun. Namun, pengendara tetap perlu menghindari penggunaan lampu jauh secara berlebihan karena pantulan cahaya pada partikel asap dapat mengganggu pandangan.

Yoga menambahkan, pengendara perlu mampu mengenali batas aman ketika kondisi kabut asap semakin pekat. Jika jarak pandang sudah sangat terbatas, pilihan terbaik adalah menunda perjalanan atau berhenti di lokasi yang aman hingga kondisi memungkinkan untuk
kembali berkendara.

“Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama. Jangan karena ingin cepat sampai,
pengendara justru mengambil risiko dengan tetap melaju ketika jarak pandang sangat
terbatas. Lebih baik berhenti sejenak di tempat yang aman daripada memaksakan perjalanan dalam kondisi yang berisiko,” tambah Yoga.

Edukasi keselamatan berkendara ini merupakan bagian dari Kampanye Sinergi Bagi Negeri
dalam memberikan informasi yang relevan dengan kondisi masyarakat. Melalui edukasi keselamatan, Trio Motor berupaya mendorong pengendara untuk lebih siap menghadapi berbagai situasi di jalan, termasuk kondisi lingkungan yang tidak ideal seperti kabut asap.

Hal tersebut juga sejalan dengan Semangat Contribution to The Nation Honda untuk terus membangun kepedulian terhadap keselamatan konsumen dan masyarakat. Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda bersama Trio Motor mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan dalam setiap perjalanan.

PT Trio Motor mengingatkan masyarakat untuk selalu mempertimbangkan kondisi kesehatan, jarak pandang, dan situasi jalan sebelum berkendara. Dengan menyesuaikan kecepatan,
menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan yang tepat, serta tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi tidak memungkinkan, pengendara dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman. (Opq/K-4)

Baca Juga :  Di Balik Gemuruh Demo Mahasiswa, Tiga Srikandi Curi Perhatian Lewat Aksi Penagih "Klakson" di Jalanan

Iklan
Iklan