Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Karhutla Gambut Sulit Dijinakkan, Api Kembali Muncul di Desa Kujan

×

Karhutla Gambut Sulit Dijinakkan, Api Kembali Muncul di Desa Kujan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260824 WA0093
KARHUTLA - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. (Kalimantanpost.com/ek)

NANGA BULIK, Kalimantanpost.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, kembali muncul. Api yang sebelumnya berhasil dipadamkan kembali menyala di sejumlah titik, Senin (24/8/2026).

Kondisi ini membuat upaya pemadaman harus kembali dilakukan oleh tim gabungan. Karhutla terjadi di lahan gambut dengan vegetasi berupa semak belukar. Karakter tanah gambut yang mudah menyimpan bara membuat api berpotensi muncul kembali meski permukaan terlihat telah padam.

Kalimantan Post

Kalaksa BPBD Lamandau, Hendikel mengatakan, berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), tim kembali melakukan penanganan karhutla di Desa Kujan.

Api kembali terpantau muncul sekitar pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB. Tim kemudian berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah titik yang masih terbakar.

“Api belum sepenuhnya padam,” demikian laporan penanganan Pusdalops PB Lamandau.
Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan truk tangki BPBD dan melibatkan personel TNI. Hingga laporan terakhir, sekitar 5 hektare lahan berhasil dipadamkan.

Namun, upaya pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Titik api ditemukan tersebar atau berspot-spot, sehingga petugas harus melakukan penyisiran dan pemadaman secara bertahap.

Kondisi semakin sulit karena tipe kebakaran tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi juga merambat hingga ke bagian dalam tanah gambut. Bara yang masih tersimpan di dalam gambut dikhawatirkan kembali memicu munculnya api di permukaan. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

Sebelum meninggalkan lokasi, setiap tim juga melakukan pengecekan terhadap personel masing-masing untuk memastikan seluruh anggota dalam kondisi aman.

Tim gabungan masih melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi guna mencegah api kembali meluas. Kondisi lahan gambut yang masih menyimpan bara membuat proses pemadaman membutuhkan kewaspadaan dan penanganan berulang.(ek/KPO-4)

Baca Juga :  Hadapi Perubahan Iklim, Kalteng Perkuat Kelola Air

Iklan
Iklan