Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Proyek Jembatan CUSA Bakal Dibongkar dan Diulang dari Nol, Komisi III Wanti-Wanti Anggaran Belasan Miliar

×

Proyek Jembatan CUSA Bakal Dibongkar dan Diulang dari Nol, Komisi III Wanti-Wanti Anggaran Belasan Miliar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260825 WA0077 scaled
Perwakilan dari Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Rayhan Ananto saat Dimintai Keterangan Selepas Kunjungan, (Kalimantanpost.com/Nug).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ketidakjelasan nasib perbaikan Jembatan Cemara Ujung Sungai Andai (CUSA) akhirnya menemui titik terang, meski harus dibayar dengan keputusan pahit. Proyek infrastruktur yang kerap memicu persoalan hukum dan lain- lain dipastikan bakal dirombak pada tahun 2027 mendatang.

Langkah drastis ini mengemuka usai jajaran Komisi III DPRD Kota Banjarmasin menggelar evaluasi mendalam bersama Dinas PUPR Kota Banjarmasin terkait tahapan-tahapan pengerjaan yang selama ini berjalan di lapangan.

Kalimantan Post

Perwakilan Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Rayhan Ananto, mengungkapkan opsi membangun ulang dari nol diambil demi menyelamatkan fungsi fisik jembatan sekaligus transparansi tata kelola keuangan daerah.

Menurutnya, koordinasi intensif telah dilakukan bersama Kepala Dinas PUPR untuk mematangkan skenario pengerjaan fondasi hingga naikan jembatan tersebut.

“Kami sudah melakukan evaluasi terbaru bersama Dinas PUPR mengenai tahapan yang berjalan di Jembatan CUSA, hasil koordinasi memutuskan bahwa rencana pembangunan ulang bagian dasar atau naikan jembatan akan dimulai benar-benar dari nol pada tahun 2027 nanti,” ungkap Rayhan.

Ia menambahkan, strategi mereset pengerjaan dari titik nol ini bukan tanpa alasan teknis dan administratif. Dewan tidak ingin ada tumpang-tindih anggaran yang justru berpotensi memicu persoalan hukum di kemudian hari.

“Strategi memulai dari nol ini sangat penting agar alokasi dana baru yang dikucurkan kelak tidak menimpa atau mengganggu struktur anggaran yang sudah dikeluarkan pada periode sebelumnya, semua harus clean and clear,” tegasnya.

Rayhan tak menampik perbaikan Jembatan CUSA menyedot perhatian publik karena nilai anggarannya yang terbilang sangat besar. Oleh karena itu, Komisi III menegaskan tidak akan melepas begitu saja pengerjaan proyek ini di lapangan.

“Proyek ini menelan anggaran yang sangat besar, jadi output-nya harus benar-benar optimal untuk mobilitas warga Sungai Andai dan sekitarnya, Komisi III berkomitmen melakukan pengawasan melekat dan ketat terhadap proyek strategis ini sampai benar-benar tuntas,” cecar Rayhan.

Baca Juga :  SK PMI Kota Banjarmasin Diserahkan, Kepengurusan Ananda Resmi Dilegitimasi

Lambannya penanganan Jembatan CUSA memang telah lama menjadi momok bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan padat penduduk tersebut. Oleh sebab itu, dewan mendesak agar Dinas PUPR dan pelaksana teknis tidak lagi mengulur waktu dan segera menyelesaikan seluruh tahapan persiapan menuju tahun 2027 tanpa ada penundaan lagi.

“Penekanan kami jelas, proyek ini harus diselesaikan secara cepat dan tepat sasaran, warga sudah terlalu lama menunggu, jembatan ini harus segera berfungsi penuh agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkas Rayhan. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan