Pelaihari, KP – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tanah Laut diwarnai dengan digelarnya kompetisi balap perahu kelotok.
Kegiatan yang berpusat di alur sungai kawasan Jembatan Bidadari, Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati, pada Sabtu (15/8/2026), tersebut berhasil menarik perhatian ribuan warga.
Agenda pesta rakyat ini terselenggara berkat prakarsa Pemerintah Desa (Pemdes) Benua Raya yang bersinergi dengan segenap elemen relawan lokal.
Masyarakat tampak memadati kedua sisi bantaran sungai guna menyaksikan kepiawaian para pengemudi dalam memacu perahu tradisional mereka.
Kehadiran unsur pimpinan daerah turut memeriahkan jalannya acara, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Tanah Laut Zulfuadin, S.Sos., Camat Bati-Bati H. Nor Hilmi, S.Sos., jajaran Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para tokoh masyarakat setempat.
Camat Bati-Bati, H. Nor Hilmi, S.Sos., memberikan apresiasi resmi atas terselenggaranya hiburan rakyat yang mengangkat potensi perairan lokal tersebut.
“Jadi, untuk lomba kelotok yang dilaksanakan di Desa Benua Raya ini dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-81. Panitianya pun dari Pemdes Benua Raya dan para relawan sekitar,” tutur H. Nor Hilmi.
Lebih lanjut, H. Nor Hilmi menjelaskan bahwa jangkauan peserta kompetisi ini bersifat regional, melibatkan berbagai wilayah perairan di sekitarnya.
Tercatat sebanyak kurang lebih 42 peserta berpartisipasi dalam ajang adu kecepatan ini. Para peserta tersebut berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Bati-Bati, meliputi Desa Pandahan, Desa Bati-Bati, dan Desa Benua Raya, serta perwakilan dari Desa Liang Anggang yang berada di wilayah perbatasan Kecamatan Kurau.
Pemerintah kecamatan menyatakan komitmennya untuk mendorong pelestarian tradisi sungai ini agar dapat ditingkatkan statusnya menjadi kalender pariwisata resmi berskala kabupaten.
“Tentunya kita berharap ke depannya ada kejuaraan yang lebih besar lagi, event besar lagi, mungkin ya tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Desa Benua Raya ini, karena merupakan kekhasan yang ada Desa ini,” tambah H. Nor Hilmi.
Sementara itu, Kepala Desa Benua Raya, Sairil Irfan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi nyata demi kelancaran acara.
Kesuksesan perhelatan ini didukung penuh oleh partisipasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pihak sponsor, serta gotong royong masyarakat.
Berkat sinergi tersebut, seluruh rangkaian perlombaan dilaporkan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali.
Sairil menutup keterangannya dengan harapan agar tradisi tahunan ini dapat terus dipertahankan dan dikemas secara lebih megah pada masa yang akan datang. (rzk/K-6)















