Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) dan Input Saldo Awal Audited Tahun Anggaran 2026. Berlangsung di Hotel Harper Yogyakarta. Selasa (4/8/2026).
Kegiatan Bimbingan Teknis sebagai bagian dari upaya menjaga akuntabilitas sekaligus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Bupati Tapin H Yamani di wakili oleh Wakil Bupati Tapin H Juanda membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Sambutan tertulis Bupati Tapin di sampaikan oleh Wakil Bupati Tapin menyampaikan bahwa laporan keuangan yang berkualitas merupakan fondasi penting bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, CALK memiliki peran strategis karena memberikan penjelasan atas informasi keuangan sehingga dapat dipahami secara utuh oleh auditor maupun publik.
“Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menganalisis data keuangan dan menyusunnya menjadi laporan yang sistematis sesuai ketentuan,” kata Juanda.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme sehingga mampu menghasilkan laporan keuangan yang semakin berkualitas.
“Hasil bimtek ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Tapin dalam mempertahankan opini WTP,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Tapin, M. Ridhoriyani Fakhrin, mengatakan kegiatan diikuti 120 peserta yang terdiri atas Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK-SKPD) dan staf pengelola keuangan dari seluruh perangkat daerah.
Menurut Ridhoriyani, bimtek difokuskan pada peningkatan pemahaman teknis penyusunan CALK sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, termasuk proses input saldo awal audited sebagai dasar penyusunan laporan keuangan tahun berjalan.
“Kegiatan berlangsung selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, di Hotel Harper Yogyakarta. Harapannya, kualitas penyusunan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tapin semakin baik dan memenuhi standar yang ditetapkan,” katanya.
Melalui penguatan kapasitas aparatur di bidang pengelolaan keuangan, Pemerintah Kabupaten Tapin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel. (abd/rel/K-6)















