Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Saatnya Bersama Melawan Karhutla

×

Saatnya Bersama Melawan Karhutla

Sebarkan artikel ini

Editorial Kalimantan Post, 21 Agustus 2026

KARHUTLA kembali menjadi persoalan serius di Kalimantan Selatan. Asap yang menyelimuti sejumlah wilayah bukan sekadar gangguan pemandangan, tetapi menyentuh langsung kesehatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kenyamanan masyarakat.

Karena itu, pesan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK agar semua pihak tidak saling menyalahkan patut menjadi perhatian. Dalam situasi bencana, mencari siapa yang salah memang mudah. Namun, jauh lebih penting memastikan siapa yang mau bergerak dan apa yang bisa dilakukan untuk menghentikan dampaknya.

Kalimantan Post

Pemerintah memiliki kewajiban utama dalam penanganan karhutla. Tetapi pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian. Masyarakat, mahasiswa, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, aparat, hingga lembaga legislatif harus berada dalam satu barisan. Karhutla adalah persoalan bersama yang membutuhkan kekuatan bersama pula.

Dialog pemerintah dengan mahasiswa juga harus dilihat sebagai ruang mencari solusi, bukan sekadar memenuhi tuntutan. Kritik mahasiswa penting karena menjadi pengingat bahwa masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan hanya penjelasan dan janji.

Di sisi lain, penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada kebijakan jangka pendek. Pemadaman memang harus dilakukan segera ketika api muncul, tetapi pencegahan dan mitigasi harus disiapkan jauh sebelum bencana terjadi. Pengawasan titik rawan, kesiapan personel, peralatan, edukasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor harus diperkuat.

Langkah PMI yang telah turun selama sebulan menunjukkan bahwa persoalan ini memang membutuhkan kerja kemanusiaan yang panjang. Bantuan oksigen dan pelayanan kesehatan menjadi penting ketika kabut asap mulai mengancam masyarakat.

Yang dibutuhkan sekarang bukan perdebatan siapa paling benar, melainkan kerja nyata siapa melakukan apa. Jangan sampai energi habis untuk saling menyalahkan, sementara api terus membakar dan masyarakat terus menghirup asap.

Kalsel membutuhkan satu komando, koordinasi yang kuat dan tindakan yang konsisten. Ketika bencana datang, keselamatan masyarakat harus menjadi kepentingan tertinggi. Sebab, bagi warga yang terdampak, yang mereka tunggu bukan siapa yang menang dalam perdebatan, tetapi kapan asap menghilang dan udara kembali bersih.

Baca Juga :  Ketika Sekolah Tak Aman
Iklan
Iklan