AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Sejumlah sopir truk yang tergabung dalam Persatuan Bubuhan Sopir Truk (PBST) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi di depan Kantor DPRD HSU, Kamis (20/8/2026).
Kedatangan puluhan sopir truk yang berorasi ditemui langsung oleh Bupati HSU H Sahrujani, Ketua DPRD HSU, H Fadilah, didampingi Sekda HSU Adi Lesmana, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto SIK MSi, Dandim 1001 Amuntai Balangan Letkol Endra Retno Erowanto Ssos M.IP. serta sejumlah anggota DPRD HSU.
Puluhan sopir truk tersebut menyampaikan aspirasi dan membentangkan spanduk yang meminta pemerintah daerah dan DPRD HSU untuk membantu permohonan Proposal ke BPH Migas agar penambahan kouta Solar Subsidi.
PBST juga meminta agar proses untuk SPBU Keramat segera dilakukan untuk menyediakan Solar Subsidi, sehingga dapat menjadi salah satu titik pelayanan BBM yang mampu membantu memenuhi kebutuhan para sopir truk. PBST juga meminta agar Solar subsidi diprioritaskan bagi sopir truk HSU yang memang membutuhkan BBM tersebut untuk menunjang aktivitas dan mata pencaharian mereka.
Selain itu, para sopir menekankan pentingnya adanya solusi nyata dari pemerintah, dan berharap aspirasi yang disampaikan melalui forum DPRD bersama pemerintah daerah dapat menghasilkan langkah yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh para sopir truk.
Suasana aksi berlangsung dengan tertib dan damai. Di tengah teriknya matahari, Bupati HSU dan Wakil Bupati HSU bersama pimpinan serta anggota DPRD HSU dan Kapolres turut duduk lesehan bersama para peserta aksi di halaman depan Kantor DPRD.
Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan aspirasi yang disampaikan para sopir ini tentunya ditindaklanjuti. Bahkan saat ini Pemkab HSU berdasarkan apa yang diusukan para sopir truk sudah menindaklanjuti menyampaikan ke Pertamina untuk mendorong penambahan kouta ke BPH Migas yang saat ini masih berproses.
Kalau perlu demi untuk mendorong aspirasi dari para sopir dan masyarakat, bupati siap bersama perwakilan para sopir nantinya berdialog langsung ke Pertamina dengan pihak BPH Migas.
“Jadi kalau persoalan kami melakukan upaya. Ya kami sudah melakukan upaya-upaya sudah kami lakukan. Satgas sudah kami bentuk. Persoalannya kita ini kan menunggu proses. Itu pun akan di evaluasi. Mudah-mudahan nantinya kedatangan kami, juga DPRD dan sebagian Pertamina kita akan berdialog,” ungkap bupati.
Bupati menegaskan apa yang menjadi aspirasi, Pemda HSU dan DPRD akan bersama-sama mencarikan solusi akan bagaimana kesejahteraan masyarakat di HSU meningkat.
Senada diungkapkan Ketua DPRD HSU, H Fadilah apa yang disampaikan para sopir truk, Dewan sudah menindaklanjutinya.
Fadilah mencontohkan saat mendengar adanya keluhan beberapa waktu lalu, dewan langsung menerjunkan Satgas untuk meninjau SPBU agar pendistribusian lancar.
Dia memahami apa yang diinginkan para Sopir untuk mengaktifkan SPBU Keramat melayani solar bersubsidi agar bisa lebih mudah menjangkau pelayanan kepada nelayan ikan daerah rawa lebih dekat (nov/KPO-3)















