BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) kembali menjadi salah satu magnet bagi calon mahasiswa baru.
Dari sekitar 4.000 mahasiswa baru yang mengikuti tahapan awal Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Uniska, ratusan di antaranya memilih Fakultas Ekonomi sebagai tujuan pendidikan mereka.
Bahkan, dalam tes tertulis yang digelar Uniska, sekitar 600 peserta tercatat mengikuti seleksi untuk Fakultas Ekonomi, khususnya Program Studi Manajemen.
Angka tersebut menjadi sinyal kuat tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan ekonomi dan manajemen di Uniska.
Dekan Fakultas Ekonomi Uniska, Dr. Dewi Ariefahnoor, SE., MM, menyebut tingginya animo tersebut sebagai bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijawab dengan kualitas.
“Alhamdulillah apa yang kita berikan kepada masyarakat menjadi sebuah kepercayaan,” katanya, Minggu (8/9/2026).
Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak cukup dibalas dengan sekadar ucapan. Harus ada bukti nyata.
Karena itu, Fakultas Ekonomi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para dosen dan tenaga kependidikan.
Para dosen juga diberikan dukungan untuk meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Dosen pengajar di Fakultas Ekonomi sudah memiliki belasan doktor dan beberapa orang sedang studi lanjut. Mereka kompeten pada bidangnya masing-masing,” ujarnya.
Tak hanya doktor, Fakultas Ekonomi Uniska juga telah memiliki sejumlah guru besar. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah seiring pengembangan kualitas akademik.
“Guru besar atau doktor yang kami miliki sekarang ini merupakan investasi kami di masa yang akan datang,” tegasnya.
Bagi Fakultas Ekonomi Uniska, investasi terbesar bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun kualitas manusia di dalamnya.
Sebab, fasilitas pendidikan dan sarana prasarana juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Saat ini, jumlah mahasiswa Program Studi Manajemen Uniska disebut telah mencapai sekitar 4.000 mahasiswa.
Besarnya jumlah tersebut membuat sistem perkuliahan dibagi dalam kelas reguler dan nonreguler. Perkuliahan juga tersedia di dua lokasi, yakni Banjarmasin dan Banjarbaru.
“Untuk perkuliahan sendiri ada yang pagi dan juga malam harinya,” katanya.
Menurut Dewi, kepercayaan masyarakat terhadap Program Studi Manajemen juga semakin terlihat dari kiprah para alumninya.
Lulusan Manajemen Uniska kini telah banyak mengisi berbagai sektor pekerjaan, baik di instansi pemerintah maupun perusahaan swasta. Namun, tidak sedikit pula alumni yang memilih jalan berbeda.
Mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi justru menciptakan pekerjaan. Sejumlah lulusan bahkan mampu membangun usaha sendiri hingga membuka lapangan pekerjaan dan merekrut tenaga kerja.
Hal inilah yang menurut menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan yang diberikan tidak berhenti ketika mahasiswa menerima ijazah.
“Kami berharap Fakultas Ekonomi selalu dapat memberikan kepercayaan dan terus meningkatkan kualitas dosen maupun staf pengajar untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat sebagai sebuah kepercayaan,” pungkasnya.(fin/KPO-1)















