Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Disperindag dan Balai POM Diminta Tingkat Pengawasan

×

Disperindag dan Balai POM Diminta Tingkat Pengawasan

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP- Selama Ramadhan terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah , Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin diminta untuk mengawasi ketersediaan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako).

Selain Disperindag, tidak kalah penting adalah perlunya peningkatan pengawasan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) dalam mengantisipasi bahan pokok dan kebutuhan pangan lainnya yang sudah kadaluarsa, namun masih diperjualbelikan oleh pedagang

Kalimantan Post

Harapan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Faisal Hariyadi kepada {KP} Rabu (14/4/2021).

Selama bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri katanya, permintaan konsumen terhadap kebutuhan sembako mengalami peningkatan, sehingga tidak menutup kemungkinan dimanfaatkan oleh sebagai pedagang nakal dengan menaikkan harga.

“Bahkan tidak menutup kemungkinan pula ada pedagang memanfaatkan momen ini dengan menjual dan memperdagangkan produk yang sudah kadaluarsa,” tandasnya.

Menurutnya guna mengantisipasi hal- hal yang bisa merugikan konsumen ini diharapkan Dis­perindag dan Balai POM meningkatkan pengawasan ketat terhadap produk pangan di pasaran.

Terkait peningkatan pengawasan yang dilakukan Faisal Hariyadi juga berharap, agar Pemko melalui Disperindag bersama Balai POM mengambil langkah-langkah antisipasi.

“Masalahnya baik sembako maupun produk pangan di pasaran bukan saja soal harga , tapi juga kualitasnya. Jangan sampai barang sudah kadaluarsa masih dijual kepada konsumen,`” tandasnya.

Lebih jauh Faisal Hariyadi menegaskan, Disperindag harus memberi sanksi tegas bagi pedagang jika kedapatan memperdagangkan atau menjual produk ilegal dan kadaluarsa.

Ia juga berharap selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini, ketersediaan sembako dan kebutuhan pangan lainnya mampu terpenuhi .

“Mengingat ibadah puasa Ramadhan tahun ini masih dalam suasana ancaman wabah virus corona,” demikian kata Faisal Hariyadi. (nid/K-3)

Baca Juga :  Poskamling Diminta Aktif Lagi, Keamanan Lingkungan Harus Berkelanjutan
Iklan
Iklan