Martapura, KP – Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyie didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Kadis Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan I Gusti Made Suryawati beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka monitoring dan evaluasi harga bahan pokok dan barang penting lainnya, di Pasar Bauntung Batuah Martapura, Kamis (7/4).
Dari hasil monitoring, Wabup Said Idrus mengatakan, secara umum harga sejumlah bahan pokok dan bahan penting lainnya masih stabil dan stok tersedia selama bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, masih aman terkendali.
“Alhamdulillah untuk Pasar Batuah, ketersediaan bahan pokok dan komoditi lainnya aman terkendali hingga Hari Raya Idul Fitri nanti,” ucapnya.
Namun, cuma daging sapi, ayam potong dan ikan asin yang mengalami kenaikan Rp5 ribu. Minyak goreng 1 liter yang masih di harga Rp24 ribu, sedang bawang merah dan putih mengalami penurunan.
Dadi Esa Cipta, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel ikut menanggapi kenaikan harga dan berharap masyarakat bisa lebih bijak berbelanja, sehingga dapat mengendalikan permintaan pasar dan harga bisa kembali stabil.
Salah satu tugas dari TPID mencakup 4 K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, komunikasi efektif dan kelancaran distribusi.
“Kita lihat dari monitoring ketersediaan bahan pokok masih aman terkendali. Sedang untuk kelancaran distribusinya difokuskan ke bongkar muat pelabuhan, sehingga nanti distribusi barang ke pedagang pasar lebih lancar,” ungkapnya.
Guna mengantisipasi lonjakan dan menekan harga kebutuhan pokok, Kadis KUMPP I Gusti Made Suryawati siap menggelar pasar murah di 20 Kecamatan. Warga bisa datang membeli bahan kebutuhan pokok dan barang lainnya dengan harga terjangkau.
“Pasar murah lebih difokuskan pada penjualan minyak goreng, harganya nanti sesuai HET yang ditetapkan Kementerian Perdagangan sebesar Rp14 ribu per liter,” pungkasnya. (Wan/K-16)














