Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Pembekalan Konten Kreatif bagi Peserta Lomba Video Konten Literasi, bertempat di aula kantor Dispersip, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut menyasar generasi Z dan milenial melalui lomba video kreatif sebagai upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Kabupaten Banjar.
Kadis Persip Kencana Wati mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar kompetisi teknis, juga menjadi strategi melibatkan generasi muda dalam membangun budaya literasi yang relevan perkembangan teknologi.
“Kami ingin generasi muda aktif berkontribusi membangun budaya baca di Kabupaten Banjar. Mereka sangat dekat dengan teknologi informasi dan memiliki kemampuan di bidang sinematografi serta komunikasi digital. Potensi itulah yang kami rangkul,” ujarnya.
Lomba ini mengusung tema “Perkembangan Perpustakaan dan Pembangunan Literasi” dan diikuti lebih dari 100 peserta yang terbagi dalam kategori pelajar/mahasiswa serta masyarakat umum.
Peserta, lanjutnya, diberi waktu satu bulan untuk menyempurnakan karya melalui sesi pembekalan khusus. Langkah tersebut dilakukan agar video yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknis, juga mampu menyampaikan pesan literasi secara kuat dan kreatif.
“Video dinilai tiga dewan juri. Nantinya dipilih 10 karya terbaik yang mendapat penghargaan berupa uang pembinaan,” tandasnya.
Selain itu, karya terbaik juga dikirim ke Perpustakaan Nasional di Jakarta. Tahun lalu, perwakilan Kabupaten Banjar berhasil menjadi salah satu yang terbaik di tingkat nasional.
“Pengumuman pemenang direncanakan berlangsung akhir Juni mendatang,” imbuhnya.
Kasi Pembinaan Dispersip Salhah menambahkan, pembekalan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni penguatan teknis, standarisasi kualitas dan promosi digital.
“Peserta diberi pemahaman mengenai teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, penyusunan narasi melalui storytelling kreatif hingga strategi mempromosikan budaya baca melalui media sosial,” tandasnya.
Melalui pembekalan ini, lanjutnya, diharap peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, juga mampu menjadi agen literasi kreatif di era digital,” katanya.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Nabila Shofa yang memaparkan materi tentang penyusunan naskah video, videografi hingga proses editing.
Selain itu, Aiptu Heri Sevi Anton dari Polres Banjar memberikan materi terkait strategi pembuatan konten efektif dan pembangunan branding profesional melalui media digital. (Wan/K-5)















