Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Cakupan PJU di Banjarmasin 95% Sudah LED

×

Cakupan PJU di Banjarmasin 95% Sudah LED

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 Klm Let
PERBAIKI LAMPU- Tim Batarang Kota Banjarmasin saat memperbaiki lampu di Jembatan Basirih. (KP/Zakiri)

Banjarmasin, KP – Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Lingkungan di Kota Banjarmasin mayoritas kini sebagian besar sudah berganti menjadi lampu LED.

Program ini sendiri, sudah berjalan sedari tahun 2018 lalu. Tersebar di dua rayon. Yakni di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Lambung Mangkurat.

Kalimantan Post

Saat itu, dinas terkait mendapatkan kucuran dana sekitar Rp10 miliar untuk pembenahannya. Yang semula PJU memakai bohlam biasa, kini menggunakan lampu LED.

Di sisi lain, itu seiring dengan dengan ada perubahan aturan dari Kementerian ESDM, terkait emisi buang yang tak bagus, lantaran pemakaian bohlam biasa. Kemudian, dianjurkan untuk mengubah penggunaan ke lampu hemat energi dan ramah lingkungan.

Kepala UPT PJU dan Lingkungan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Cahyadi menjelaskan, pergantian lampu PJU di Kota Banjarmasin sudah berjalan sebanyak 95 persen.

“Dari data teknis yang ada pada kami, jumlah PJU itu sebanyak 17.447 titik. Dengan panel kontrol sebanyak 289 unit,” ucapnya saat dihubungi awak media, Kamis (15/9) siang.

Menurutnya, dari total jumlah titik itu, kini hanya tertinggal sekitar 600 titik. Ini sedang kami upayakan pergantiannya. Kami coba anggarkan nantinya. Ada pun anggaran yang dibutuhkan, sekitar Rp4,5 miliar,” tambahnya.

“Sedangkan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL), Berjumlah sebanyak 1.003 titik. Target kami, di triwulan terakhir ini membenahi 413 titik. Sementara, ada 203 unit lampu LED yang dibeli,” ungkapnya.

Diungkapkan Cahyadi, ada sejumlah keuntungan yang didapatkan dari pengubahan PJU dan Lingkungan yang semula menggunakan lampu bohlam biasa dengan lampu LED.

Sebagian di antaranya yakni, ramah lingkungan. Utamanya soal gas buang atau pelepasan gas karbonnya. Lalu, lampu LED bisa bertahan lama sekitar 4 tahun.

Baca Juga :  Jelang Haul ke-500 Sultan Suriansyah, Kawasan Kuin Utara Bersiap Sambut Ribuan Jemaah

“Lalu, juga meringankan beban biaya. Tagihan yang mesti dibayarkan menurun. Bila dahulu tagihan yang mesti dibayarkan itu Rp1,8 miliar per bulan. Kini Rp1,5 miliar,” tutupnya. (Kin/K-3)

Iklan
Iklan