Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Diskominfostandi Gelar Rakor Tata Kelola SPBE

×

Diskominfostandi Gelar Rakor Tata Kelola SPBE

Sebarkan artikel ini
hal16 4klmbjr1 19
BUKA RAKOR – Kepala Dinas Kominfosandi Banjar, Aidil Basith membuka Rakor Tata Kelola dan Ekosistem SPBE, Senin (5/12), di Martapura. (KP/wawan)

Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) lewat Bidang Penyelenggaraan E-Government kembali menggelar rapat koordinasi Tata Kelola dan Ekosistem Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di Aula Cakrawala DKISP, Martapura, Senin (5/12).

Rakor dibuka Kadis Kominfostandi HM Aidil Basith didampingi Kabid Penyelenggaraan E-Government Cornelius Kristiyanto dan dihadiri para Kabid, Kasi serta stakeholder terkait.

Kalimantan Post

Aidil Basith menyampaikan, hasil kerja SPBE di Kabupaten Banjar sejauh ini mencapai angka optimal dan tidak lagi dinilai pusat.

“Alhamdulillah kami sudah mencapai nilai aman diatas 2,6. Kedepan Banjar tidak dinilai lagi, tetapi tetap di monitor. Meski begitu kita harus tetap mempertahankan dan berharap lebih meningkat lagi,” tegasnya.

Basith juga sampaikan terima kasihnya kepada SKPD terkait, karena selama ini telah konsekuen memberi dukungan, sehingga SPBE di Kabupaten Banjar berkualitas. Dia pun mengajak stakeholder terkait memetakan kebutuhan pelatihan atau pengembangan SDM Talenta Digital yang dibutuhkan SKPD, baik ASN, non ASN, UMKM dan masyarakat umum, sebanyak seribu orang yang difasilitasi BPSDMP Kominfo Banjarmasin dengan menghadirkan narasumber dan materi pelatihan.

“Pelatihan dimaksud dalam rangka perencanaan program Digital Talent Scholarship (DTS) 2023 guna mendukung Gerakan Smart City di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Cornelius Kristiyanto menambahkan, rakor tersebut membahas rencana aksi inventarisasi inovasi tematik Smart City dan pemetaan pelatihan SDM Bidang Komunikasi dan Informatika.

“Kami berharap rakor tersebut memberikan masukan dan informasi sebagai bahan pertimbangan penyusunan indikator output LPPD serta evaluasi Gerakan Smart City Banjar,” pungkasnya. (wan/K-7)

Baca Juga :  Keakuratan Data, Kunci Pembangunan Pertanian Banjar
Iklan
Iklan