Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kotabaru

Aruh Adat Goa Tamuluang di Kotabaru

×

Aruh Adat Goa Tamuluang di Kotabaru

Sebarkan artikel ini
Hal 16 K Baru 3 klm 7
BUPATI KOTABARU - H Sayed Jafar Alaydrus saat menghadiri acara Aruh Adat Goa Tamuluang. (KP/Ist)

Kotabaru, KP – Aruh adat, pemujaan goa tamuluang sebagai bentuk rasa syukur warga setempat (Masyarakat dayak), atas hasil panen sarang burung walet yang mereka peroleh dari dalam goa, sudah menjadi agenda tahunan warga Desa Bangkalan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu Kotabaru.

Aruh adat pemujaan Goa Temuluang ini dirayakan beragam oleh warga setempat, sesuai dengan besarnya hewan yang mereka sembelih. Perayaan dua hari dengan pemotongan ayam, perayaan empat hari dengan pemotongan kambing, dan enam hari perayaan dengan pemotongan kerbau.

Kalimantan Post

Di acara aruh adat pemujaan Gua Temuluang tahun ini, 8/1, dihadiri Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus didampingi Ketua PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar, dan Kepala SKPD, sekaligus melakukan pemotongan kerbau di halaman balai adat Bangkalan Dayak dan memberikan bantuan Rp20 juta.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menyampaikan, ” Pemerintah daerah sangat mendukung dengan adanya acara Aruh Adat pemujaan Goa Temuluang Desa Bangkalan Dayak ini karena masyarakat setempat serius melestarikan adat istiadat peninggalan leluhur yang merupakan kekayaan budaya kita yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

Selain itu, aruh adat pemujaan Goa Temuluang juga sebagai daya tarik pariwisata Kotabaru khususnya Desa Bangkalan Dayak, sehingga bisa menambah jumlah wisatawan datang ke Kotabaru. Jadi kedepannya harus dibenahi dan dikemas agar lebih menarik lagi, Ujarnya.

Bupati berharap, partisipasi dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga adat dayak dalam melestarikan adat istiadat budaya yang telah diwariskan ke generai demi generasi.

Atas nama pemerintah daerah, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus mengucapkan terimakasih kepada lembaga adat Bangkalan Dayak yang sudah melestarikan kebudayaan dan adat istiadat masyarakat dayak sehingga dapat terus eksis.

Baca Juga :  28 Pasang Ikuti Nikah Massal di Kotabaru

Bupati juga mengajak, agar bersama sama Pemkab Kotabaru mendukung pembangunan daerah khususnya pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan adat dayak di Kotabaru. (and/K-6)

Iklan
Iklan