Kota Banjarmasin tidak memiliki panti lansia, padahal terdapat ratusan lansia terlantar yang terjaring operasi yang dilakukan Satpol PP.
BANJARMASIN, KP – Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana mengatakan Kota Banjarmasin tidak memiliki panti lanjut usia (lansia), sehingga ratusan lansia terlantar.
“Lansia yang terlantar atau hasil tangkapan Satpol PP jumlahnya cukup besar, bahkan mencapai ratusan,” kata Dolly Syahbana kepada KP, Selasa (20/6/2023), di Banjarmasin.
Untuk penanganan dan pembinaannya terpaksa dilakukan di rumah singgah Baiman, Jalan Gubernur Subarjo Kota Banjarmasin.
Menurut Dolly Syahbana, tidak adanya panti lansia akibat kewenangan untuk mendirikan panti berada di kewenangan pemerintah provinsi berdasarkan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 18 Tahun 2018.
“Kita telah mengajukan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk pembangunan shelter atau tempat penampungan khusus lansia terlantar,” tambahnya.
Rencananya, pembangunan shelter ini dijadwalkan selesai pada Oktober 2023 mendatang.
Berdasarkan data yang dicatat Dinsos Kota Banjarmasin hingga Mei 2023, jumlah lansia terlantar dan yang ditampung di shelter mencapai 269 orang.
“Mereka ini yang dibantu oleh Dinas Sosial, berupa bahan makanan yang dikelola oleh Rukun Tetangga (RT) atau warga sekitar,” jelas Dolly Sahbana.
Ditambahkan, stimulan yang diberikan Dinas Sosial ini sebesar Rp369 ribu untuk satu kali pengiriman makanan.
“Bantuan ini untuk lansia yang tinggal sendiri atau keluarganya tidak mau mengurus lansia,” ujarnya.
Sementara itu, jumlah total lansia DTKS di Kota Banjarmasin berjumlah 33.000 orang, dan terbanyak di Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Dolly Syahbana menegaskan, penanganan lansia menjadi perhatian serius dinasnya, yang disebutnya negara harus hadir melayani warga.
“Warga cukup melaporkan ke dinas sosial kalau ditemukan lansia yang tidak terlantar, bahkan jika keluarga tidak menginginkan untuk merawat,” ujarnya.
Maka, Dinas sosial melakukan penilaian atau asesment, layak atau tidak untuk ditampung di shelter Rumah Singgah Baiman. (mar/K-7)















