Banjarbaru, KalimantanPost.com – Penanganan kebencanaan di Kalsel mendapatkan atensi dan apresiasi khusus dari pemerintah pusat melalui Badan nasional penanggulangan bencana (BNPB).
Berbagai bantuan telah diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBB) Kalsel.
Semua tak terlepas dari lobi-lobi Gubernur Kalsel terkait dengan pemerintah pusat dan kinerja seluruh stake holder.
Pada saat bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) beberapa waktu lalu, pemerintah pusat memberikan bantuan secara maksimal. Kalsel dibantu helikopter hingga teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Selain itu, dari segi peralatan diberikan dukumgan berupa pompa induk 4 unit, pompa sedang 6 horse power 8 unit, pompa
jinjing 16 unit, selang 1,5 inchi 48 rol, selang 2,5 inchi 36 rol, nozel 1,5 inchi 32 unit, Y konektor 2,5 inchi ke 1,5 inchi 8 unit, Y konektor 1,5 inchi ke 1,5 inchi 88 unit, perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) 80 paket dan flexible tank 5.000 liter sebanyak 4 unit.
Terbaru, BPBD Kalsel kembali menerima bantuan berupa 10 unit trail untuk penanganan bencana. Nilai bantuan juga terbilang besar, mencapai Rp1,6 miliar.
Kepala BPBD Kalsel Suria Fadliansyah, mengatakan bantuan yang diterima Kalsel dari BNPB tersebut senilai 1,6 milliar rupiah.
Selain motor trail Kalsel juga menerima, bantuan mobil dapur umum serta perahu karet.
“Alhamdulilah bantuan dari BNPB 10 motor trail yang sudah dimodifikasi dengan mesin pompa air, selain itu ada juga untuk dapur umum dan perahu karet,” katanya.
Suria menyebut, bantuan ini tak lepas dari perhatian Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang sangat seirus untuk hal kebencanaan di Banua.
“Berkat pak Gubernur Paman Birin, yang serius untuk antisipasi bencana di Banua, dengan terus berkoordinasi dengan pusat,” sebutnya.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedy Mulyadi, menambah pihaknya bersyukur mendapatkan perhatian yang begitu besar dari pemerintah pusat.
Ia menyebut semua tak terlepas dari kinerja seluruh tim terkait kebencanaan di Kalsel.
Selain bantuan, lanjut Bambang, pada 2023 ini BPBD juga mendapatkan banyak penghargaan.
“Pertama terbaik nasional sebagai inisiasi pembentukan klaster logistik. Kedua terbaik di bidang kemitraan kerjasama logistik.
Ketiga Penghargaan lokal SKPD paling informatif di bidang pembangunan daerah,” ujarnya.(mns/K-2)















