BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ketekunan dan semangat belajar tanpa batas mengantarkan Husni Naparin, putra asal Banjarmasin, meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) di bidang Multimedia Education dari Faculty of Computing and Meta Technology, University Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.
Husni Naparin bukan berasal dari keluarga akademisi. Ia lahir dari keluarga sederhana yang berjualan ketupat di kawasan Warung Kaum, Banjarmasin, Husni tumbuh di lingkungan penuh nilai kerja keras dan kejujuran. Warung ketupat milik keluarganya telah berdiri selama tiga generasi dan menjadi saksi perjuangan keluarganya mencari rezeki halal.
Di sela kesibukan membantu orang tua berdagang, Husni memupuk tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Saya ingin membuktikan bahwa anak penjual ketupat yang juga anak Kaum Masjid bisa berprestasi hingga ke menara ilmu,” ujarnya penuh optimistis.
Sebelum melanjutkan studi doktoral, Husni sempat menekuni berbagai pekerjaan, termasuk menjadi pencari madu hutan di pedalaman Kalimantan. Pengalaman itu menempanya menjadi pribadi ulet dan tangguh menghadapi tantangan.
Di UPSI, Husni mendalami bidang Multimedia Education, menggabungkan teknologi dan kreativitas dalam dunia pembelajaran. Baginya, pendidikan bukan sekadar gelar, tetapi sarana untuk membawa perubahan sosial.
“Saya tidak ingin ilmu ini berhenti di ruang kampus. Ilmu harus kembali ke masyarakat, sebagaimana ketupat yang kembali ke dapur rumah-rumah Banjar setiap Lebaran. Sederhana dan menyatukan,” tutur Husni.
Setelah menamatkan studi doktoralnya, Husni bertekad mengabdikan ilmunya untuk Banua. Ia ingin mengembangkan model pendidikan berbasis multimedia yang mudah diakses, terutama bagi anak-anak di daerah pedesaan Kalimantan.
Keberhasilan Husni turut mendapat apresiasi dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Banjarmasin, Muhammad Akbar Utomo Setiawan. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda Banua untuk terus berjuang menempuh pendidikan setinggi mungkin.
“Kami bangga atas keberhasilan Husni Naparin yang mampu membuktikan bahwa kerja keras dan semangat belajar dapat membawa seseorang mencapai puncak prestasi. Ini menjadi motivasi bagi banyak anak muda di Banjarmasin,” ungkapnya.
Kisah Husni Naparin menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa diraih siapa saja, dan meski lahir dari tempat sederhana. Yang terpenting adalah memiliki tekad dan kemauan kuat untuk mewujudkan apa yang telah dicita-citakan. (Opq/KPO-1)















