Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Pemprov Kalsel Finalisasi Tugu 0 KM, Target Rampung Sebelum Lebaran

×

Pemprov Kalsel Finalisasi Tugu 0 KM, Target Rampung Sebelum Lebaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20260224 WA0039 1
‎FINAL- Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penyempurnaan sistem pencahayaan di kawasan Tugu 0 Kilometer Banjarmasin. (Kalimantanpost.com/repro mc kalsel).

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan kesiapan Tugu 0 Kilometer sebelum diresmikan dan dioperasionalkan secara resmi.

‎Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, menyampaikan bahwa saat ini Tugu 0 KM masih dalam tahap pemeliharaan dan penyempurnaan akhir.

‎“Untuk Tugu 0 KM, saat ini masih tahap pemeliharaan dan perbaikan serta pengaturan atau setting untuk sistem pencahayaannya,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (24/2/2026).

‎Menurut Ryan, pemeliharaan bersifat penyempurnaan teknis, termasuk penyesuaian sistem penerangan agar tampilan tugu lebih optimal, khususnya pada malam hari.

Selain itu, pihaknya juga memperbaiki fasilitas pendukung, termasuk penggantian water tank yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat pencurian material.

‎“Perbaikan sudah kami lakukan dengan spesifikasi yang sama seperti sebelumnya,” jelasnya.

‎Ryan menambahkan, proses pemeliharaan tidak memerlukan waktu lama karena hanya berupa penyetelan dan perbaikan ringan. Pihaknya sempat menargetkan penyelesaian sebelum Ramadan, namun terdapat kendala teknis pada instalasi listrik.

‎“Mudah-mudahan sebelum hari raya sudah bisa rampung,” katanya.

‎Setelah seluruh tahapan selesai, aset Tugu 0 KM akan diserahkan kembali kepada Biro Umum Setda Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pengguna untuk menentukan peresmian dan operasional.

‎Terkait pengelolaan ke depan, Pemprov Kalsel masih menunggu arahan pimpinan. Skema pengelolaan dapat dilakukan oleh pemerintah daerah, BUMD, atau pihak ketiga.

‎Ryan menegaskan, pengelolaan yang matang sangat penting agar ikon baru tersebut dapat terawat dengan baik.

‎ “Kalau dibuka tanpa pengelolaan yang jelas, akan berat dalam hal pemeliharaan, operasional, serta penjagaan fasilitas,” pungkasnya.(adv/dev/KPO-4).

Baca Juga :  Puluhan Ribu Jemaah Padati Terawih Perdana di Masjid Sabilal Muhtadin Meski Diguyur Hujan
Iklan
Iklan