Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Jemaah Umrah Diminta Tunda Keberangkatan

×

Jemaah Umrah Diminta Tunda Keberangkatan

Sebarkan artikel ini
1 25 klmwakil menteri
Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak

PEMERINTAH terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang saat ini dinilai semakin dinamis dan belum stabil.

Demi menjaga keselamatan serta perlindungan jemaah, pemerintah dalam hal ini Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj mengimbau calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat agar menunda perjalanan hingga kondisi dinyatakan lebih aman.

Kalimantan Post

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa imbauan tersebut merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk memastikan keamanan warga negara Indonesia.

Menurutnya, meningkatnya eskalasi situasi di Timur Tengah menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam mengeluarkan rekomendasi penundaan keberangkatan bagi jemaah umrah dalam waktu dekat.

“Kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Minggu (1/3).

Pemerintah juga meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi, serta keluarga mereka di Indonesia, agar tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan.

Kementerian Haji dan Umrah bersama Kementerian Luar Negeri terus menjalin koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan penanganan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan berjalan optimal.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menjamin para jemaah memperoleh akomodasi yang aman dan layak, baik di hotel maupun lokasi penampungan lainnya selama menunggu jadwal kepulangan.

Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah menekankan pentingnya merujuk pada sumber resmi guna menghindari kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Sementara itu, terkait pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, pemerintah memastikan hingga saat ini tidak terdapat kendala yang memengaruhi tahapan persiapan. Seluruh proses perencanaan dan koordinasi tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Tegaskan Peran Strategis PT Air Minum Intan Banjar dalam Pelayanan Dasar

Pemerintah berharap situasi keamanan segera membaik sehingga seluruh aktivitas ibadah dapat kembali berlangsung normal.

Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi menjamin keselamatan serta kenyamanan jemaah.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi terbaru sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia. (*/K-2)

Iklan
Iklan