Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinHEADLINE

Antisipasi Konflik Timur Tengah, PPIU Kalsel Diimbau Tunda Pemberangkatan Jemaah Umrah

×

Antisipasi Konflik Timur Tengah, PPIU Kalsel Diimbau Tunda Pemberangkatan Jemaah Umrah

Sebarkan artikel ini
IMG 20250615 WA0011 1536x1152 1
Ilustrasi jemaah saat akan berangkat umrah. (KP/repro)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Meskipun hingga saat ini ketegangan konflik internasional di kawasan Timur Tengah belum berdampak langsung terhadap jamaah umrah dan haji asal Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Eddy Khairani, mengimbau para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mempertimbangkan penjadwalan ulang atau penundaan sementara keberangkatan jamaah.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul dinamika situasi keamanan di Timur Tengah yang masih berkembang dan dinilai belum sepenuhnya kondusif. Perkembangan konflik internasional di kawasan tersebut juga berdampak pada penyesuaian sejumlah operasional penerbangan internasional.

Kalimantan Post

Namun demikian, hingga saat ini penerbangan jamaah asal Kalimantan Selatan belum terdampak secara langsung. Hal ini dikarenakan sebagian besar PPIU di Kalimantan Selatan menggunakan maskapai dengan rute penerbangan langsung dari Jakarta menuju Jeddah di Arab Saudi.

Meski situasi masih relatif aman bagi jamaah yang telah berada di Tanah Suci, koordinasi intensif terus dilakukan antara pemerintah Indonesia, otoritas Arab Saudi, serta pihak maskapai penerbangan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah.

H. Eddy Khairani menyampaikan bahwa langkah antisipatif berupa penjadwalan ulang atau penundaan keberangkatan dilakukan demi keselamatan jamaah. Ia berharap para penyelenggara perjalanan dapat memantau perkembangan situasi keamanan sebelum memberangkatkan jamaah dalam waktu dekat.

“Untuk para penyelenggara ibadah umrah, seperti yang telah disampaikan oleh Kementerian Haji, demi keselamatan jemaah, Pemerintah mengimbau agar ibadah umrah saat ini dijadwalkan ulang atau ditunda sementara sambil menunggu perkembangan keamanan dan situasi di Timur Tengah yang saat ini tidak kondusif,” ujarnya kemarin.

Sementara itu, salah satu PPIU Kalimantan Selatan, melalui perwakilannya Clarida Aulia Rahma, menyampaikan bahwa jamaah yang telah diberangkatkan tetap menggunakan penerbangan langsung sesuai jadwal. Ia juga memastikan bahwa kondisi jamaah di Tanah Suci saat ini dalam keadaan aman dan tidak terdampak langsung oleh konflik internasional yang terjadi.

Baca Juga :  Kadisnakertrans Kalsel Sebut Perusahaan tak Bayar THR Bakal Kena Sanksi, Pengaduan Diperkirakan Menurun

“Keberangkatan kita terakhir kemarin tanggal 25 Februari. InsyaAllah kepulangan jemaah dijadwalkan pada 8 Maret mendatang. Seluruh jemaah InsyaAllah dalam kondisi aman karena menggunakan penerbangan langsung dari Jeddah menuju Jakarta, kemudian dilanjutkan ke Banjarmasin,” katanya.

Skema penerbangan langsung tersebut dinilai lebih aman dan nyaman, sekaligus meminimalkan potensi kendala di perjalanan. Dengan rute direct Jeddah–Jakarta, jemaah dapat tiba lebih cepat sebelum melanjutkan penerbangan menuju Kalimantan Selatan.

Sementara itu, kesiapan pelaksanaan ibadah haji di Kalimantan Selatan hampir mencapai 100 persen. Berbagai tahapan, mulai dari administrasi, manasik, hingga koordinasi teknis keberangkatan, telah dirampungkan.

Perjalanan ibadah haji dari Embarkasi Banjarmasin juga direncanakan menggunakan maskapai dengan penerbangan langsung. Kebijakan ini diambil demi memberikan kemudahan, efisiensi waktu, serta kenyamanan bagi para jemaah haji asal Kalimantan Selatan.

Dengan kesiapan yang hampir sepenuhnya tuntas, diharapkan seluruh rangkaian keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan lancar, aman, dan khusyuk dalam menjalankan ibadah. (Opq/KPO-1)

Iklan
Iklan