Amuntai, KP – Capaian kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) cukup
memuaskan pada triwulan pertama yang diatas 45 persen.
Hal itu sebagaimana terungkap sebagaimana yang disampaikan Wakil Bupati (Wabup) HSU, Hero Setiawan, dalam kegiatan Rapat Koordinasi
Monitoring dan Evaluasi (Monev) capaian kinerja SKPD melalui aplikasi E-Monev PENA SAJIWA, yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Amuntai
Selatan, beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati HSU menyampaikan bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini hendaknya dilakukan dengan suasana yang
santai namun tetap fokus pada substansi dengan menekankan pentingnya kebersamaan, komunikasi yang baik, serta keterbukaan dalam menyampaikan kendala yang dihadapi masing-masing perangkat daerah.
“Monitoring ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk melihat apa yang bisa kita bantu bersama, agar capaian kinerja dapat lebih
optimal dan terukur,” ujarnya.
Wabup memberikan apresiasi kepada tim PENA SAJIWA, khususnya jajaran
yang telah berkontribusi dalam pengembangan dan implementasi aplikasi
sebagai instrumen digital monitoring kinerja.
Inovasi PENA SAJIWA akan dipersiapkan untuk dilaporkan sebagai inovasi daerah, termasuk dalam agenda sosialisasi di tingkat nasional oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN).
Lebih lanjut, disampaikan bahwa pada triwulan pertama, capaian kinerja SKPD secara umum menunjukkan progres yang cukup baik, dengan rata-rata
capaian di atas 45 persen, bahkan beberapa mencapai lebih dari 50 persen. Hal ini menunjukkan adanya komitmen dan semangat dari seluruh
perangkat daerah dalam menjalankan program kerja.
Namun demikian, Wabup menyoroti masih adanya beberapa SKPD, kecamatan,
hingga unit kerja lainnya yang capaian kinerjanya berada di bawah 30 persen. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengidentifikasi kendala dan mencari solusi agar target kinerja dapat
tercapai secara maksimal.
“Aplikasi ini hanyalah alat. Yang terpenting adalah semangat kita dalam bekerja, berkolaborasi, dan memperbaiki kinerja secara
berkelanjutan,” tegasnya.
Iwan Alabio sapaan akrab Wabup juga mengingatkan agar penggunaan aplikasi tidak menimbulkan kesan saling menyalahkan, melainkan menjadi sarana transparansi dan evaluasi yang konstruktif.
Rapat koordinasi ini diisi dengan sesi pemaparan capaian kinerja dari masing-masing SKPD, kecamatan, serta unit terkait lainnya. Pola
penyampaian dilakukan secara bergantian, dimulai dari Sekretariat Daerah, dilanjutkan oleh kecamatan dan SKPD, guna memastikan seluruh data dan progres dapat dipahami secara menyeluruh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar perangkat daerah semakin kuat serta mampu mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di HSU. (nov/K-6)















