Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Gelombang Kedua Diwajibkan Pakaian Ihram

×

Gelombang Kedua Diwajibkan Pakaian Ihram

Sebarkan artikel ini

JCH Embarkasi Banjarmasin Langsung Terbang ke Jeddah

jmh2

Diminta menjaga kesucian pakaian ihram, tTerlebih saat menggunakan fasilitas kamar kecil di pesawat selama penerbangan.

BANJARBARU, KP – Keberangkatan Jemaah Calon haji (JCH Embarkasi Banjarmasin memasuki gelombang kedua.

Kalimantan Post

INi, ditandai dengan keberangkatan kelompok terbang (kloter) BDJ-10 asal Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, Kamis (7/5).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan (Kemenhaj Kalsel), Dr Eddy Khairani mengatakan, seluruh CJH gelombang kedua diwajibkan mengenakan pakaian ihram dari Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

Pasalnya, penerbangan gelombang kedua langsung mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

“Dari sini dari para jemaah ini harus memakai pakaian ihram langsung, karena di sana tidak ada waktu dan kesempatan untuk berpakaian ihram.

Mungkin hanya wudu dan salat sunat saja di sana,” katanya.

Ia berpesan kepada para CJH gelombang kedua untuk menjaga kesucian pakaian ihram.

Terlebih saat menggunakan fasilitas kamar kecil di pesawat selama penerbangan.

“Jangan sampai ihram yang dipakai ini juga menjadi tidak memenuhi syarat untuk melaksanakan ibadah selanjutnya,” cetusnya.

Sementara itu, Plh General Manager Garuda Indonesia Banjarmasin, Hendra Rifantho menambahkan, tidak ada perlakuan khusus pada penerbangan gelombang kedua menuju Jeddah. Penerbangan sendiri masih tetap singgah di Bandara Internasional Kuala Namu Medan.

“Untuk perlakukan khusus sama saja di standar (penerbangan) internasional, hanya berbeda di airport saja.

Karena untuk fase kedua ini ke Jeddah, karena menimbang akan banyaknya traffic di Madinah,” ujarnya.

Selama gelombang pertama keberangkatan CJH menuju Madinah, Hendra memastikan ketepatan waktu atau on time performance (OTP) penerbangan haji cukup bagus.

Angka ini masih dalam batas toleransi penerbangan keberangkatan pada gelombang pertama.

“Jadi dalam hal ketepatan waktu, kami masih dalam toleransi untuk penerbangan menuju ke Madinah, sesuai dengan slot selama ini, tidak ada kendala yang berarti,” tutupnya. (net/K-2)

Baca Juga :  Jemaah Penuhi Masjid Jami Sungai Jingah, KH Husin Naparin Disemayamkan di Ponpes Rakha Amuntai
Iklan
Iklan