Rantau, KP — Pemerintah Kabupaten Tapin menjadikan Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Hari Kebangkitan Nasional ke-118, dan Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan sebagai panggung penguatan arah pembangunan sumber daya manusia di daerah. Dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Tapin, Senin (25/5).
Bertindak sebagai Insfektur upacara Bupati Tapin H Yamani dengan peserta upacara ASN Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin dan Guru Tingkat Atas sampai tingkat dasar se Kabupaten Tapin.
Bupati Tapin H Yamani dalam amanatnya menekankan pentingnya pendidikan, persatuan, dan karakter sebagai fondasi menghadapi tantangan zaman.
“Pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Yang dibutuhkan bukan hanya kecerdasan, tetapi juga karakter, akhlak, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Yamani.
Di hadapan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tenaga pendidik, dan peserta upacara, Yamani menilai tiga momentum nasional dan historis tersebut memiliki pesan yang sama: bangsa hanya dapat maju apabila memiliki generasi yang terdidik, bersatu, dan memiliki semangat pengabdian.
Menurut Yamani, pendidikan saat ini tidak lagi sebatas mengejar capaian akademik, melainkan harus mampu membentuk manusia yang berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi perubahan.
Ia menyebut peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi guru, budaya literasi, numerasi, dan pemanfaatan teknologi. Menurut dia, investasi terbesar pemerintah bukan hanya pembangunan fisik, melainkan menyiapkan generasi yang mampu menjadi penggerak pembangunan di masa depan.
Dalam amanatnya, Yamani juga menyinggung tantangan era transformasi digital yang menuntut generasi muda memiliki daya saing dan kemampuan menyaring arus informasi.
Ia mengingatkan bahwa kemajuan bangsa di tengah perkembangan teknologi tidak akan tercapai tanpa persatuan dan kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, generasi muda harus dibina agar memiliki literasi digital yang kuat sekaligus tetap berpegang pada nilai kebangsaan.
Selanjutnya Bupati Tapin mengajak masyarakat meneladani sejarah perjuangan Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang lahir dari semangat mempertahankan kedaulatan negara di peringatan tersebut juga digelar.
Menurutnya, nilai pengorbanan, loyalitas, dan pengabdian yang diwariskan para pejuang tetap relevan untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini.
Menutup amanatnya, Yamani mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan tersebut sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga kualitas generasi muda, dan membangun Tapin dengan pola pikir maju serta semangat melayani.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga sejarahnya sekaligus menyiapkan masa depannya,” kata Yamani.
Diakhir upacara diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada dinas dan Instansi yang telah memberikan pelayanan terbaik, dan juga kepada sekolah berprestasi serta penyerahan mobil operasional untuk perpustakaan.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatangan bersama,, dukungan komitmen dalam penerimaan murid baru di sekolah pada tahun ajaran baru. Mulai Bupati Tapin, Wakil Bupati Tapin, Sekda Tapin dan Pimpinan Muspida Tapin. (abd/K-6)















