Rantau, KP – Sebanyak 51 anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tapin dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Kantor Bupati Tapin, Senin (10/8/2026).
Kontingen Tapin terdiri atas peserta Pramuka Penggalang, pembina, pimpinan kontingen, hingga peserta dan pembina Pramuka berkebutuhan khusus. Mereka dilpas secara langsung oleh Bupati Tapin H Yamani yang juga ketua Mabicab Tapin.
Turut hadir Ketua PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Ketua GOW Tapin Hj Elya Hartati Juanda, Perwakilan Muspida Tapin dan Pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Tapin.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tapin, H Juanda, melaporkan kontingen telah melalui serangkaian persiapan sebelum diberangkatkan. Persiapan mencakup pendataan dan administrasi peserta, pembinaan dan latihan, pemeriksaan kesehatan, perlengkapan, hingga koordinasi keberangkatan dan pendampingan.
“Seluruh persiapan telah dilakukan agar kontingen dapat mengikuti rangkaian Jambore Nasional dengan baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” kata Juanda.
Adapun peserta kontengan Tapin sebanyak 51 orang yang diberangkatkan, sebanyak 32 merupakan peserta Pramuka Penggalang. Kontingen juga diperkuat dua koordinator pimpinan kontingen, dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, empat pembantu pembina, satu peserta Pramuka berkebutuhan khusus beserta seorang pembinanya, satu petugas humas, satu pengawas kegiatan, serta tiga orang tim peninjau.
Juanda menyebut seluruh biaya keberangkatan kontingen bersumber dari hibah Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
Ia berharap para peserta tidak sekadar mengikuti kegiatan, tetapi mampu memanfaatkan Jamnas sebagai ruang belajar dan memperluas pengalaman.
Menurut dia, kedisiplinan, kemandirian, kekompakan, serta kemampuan menjaga nama baik daerah menjadi bekal penting selama berada di ajang nasional.
“Jaga kekompakan, tunjukkan sikap terbaik, dan junjung tinggi nama baik Kabupaten Tapin serta Kwarcab Gerakan Pramuka Tapin,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Tapin, H Yamani, memberikan apresiasi kepada jajaran Kwarcab yang telah mempersiapkan para peserta hingga siap menjadi wakil daerah di tingkat nasional.
Menurut Yamani, Jambore Nasional bukan sekadar pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter, pengembangan wawasan, sekaligus memperkuat persaudaraan dan semangat kebangsaan.
“Jambore Nasional menjadi kesempatan bagi adik-adik untuk mengenal keberagaman budaya, mengasah kemandirian, kepemimpinan, disiplin, serta kepedulian sosial,” kata Yamani.
Ia berpesan agar para peserta tampil sebagai duta Kabupaten Tapin dengan menjaga perilaku, menghormati peserta dari daerah lain, dan menjunjung nilai-nilai Dasa Darma Pramuka.
“Kalian adalah duta Kabupaten Tapin. Tampilkan sikap terbaik, jaga kekompakan dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Yamani juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina dan pendamping yang telah memberikan waktu dan tenaga untuk membimbing peserta.
Ia berharap seluruh kontingen diberikan kelancaran dan keselamatan selama perjalanan hingga seluruh rangkaian Jamnas selesai.
Pemerintah Kabupaten Tapin, kata Yamani, akan terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Organisasi kepanduan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, mandiri, cinta Tanah Air, dan memiliki semangat gotong royong.
“Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus yang unggul dan siap menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Keberangkatan kontingen Tapin menjadi bagian dari upaya membawa semangat daerah ke panggung nasional, sekaligus memberi ruang bagi generasi muda Tapin untuk belajar, berjejaring, dan mengembangkan karakter melalui pengalaman bersama Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia. (abd/K-6)















