BEKASI, Kalimantanpost.com – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Banjarmasin. Untuk memperkuat peran pengawasan terhadap sektor-sektor penghasil pendapatan daerah, jajaran Komisi II melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Bekasi.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari studi komparasi guna mempelajari berbagai strategi dan mekanisme pengawasan yang diterapkan DPRD Kota Bekasi dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah.
Kota Bekasi dipilih karena dinilai memiliki pengalaman yang dapat dijadikan referensi dalam pengelolaan dan pengawasan PAD.
Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Gusti Yuli Rahman, mengatakan peningkatan PAD merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh sebab itu, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh potensi pendapatan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, fungsi pengawasan yang dijalankan legislatif tidak hanya sebatas memantau capaian target pendapatan. Lebih dari itu, pengawasan juga harus mampu mendorong pengelolaan sektor-sektor potensial agar memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap keuangan daerah.
“Optimalisasi PAD menjadi salah satu fokus penting Komisi II. Karena itu, kami melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Bekasi untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai pola pengawasan yang efektif sehingga potensi-potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan,” ujar Gusti.
Ia menjelaskan, pengawasan yang dilakukan secara terukur dan berkelanjutan dapat membantu mengidentifikasi berbagai hambatan yang selama ini memengaruhi capaian pendapatan daerah. Dengan demikian, solusi yang tepat dapat dirumuskan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.
Selain mempelajari pola pengawasan, Komisi II juga menggali informasi mengenai langkah-langkah yang dilakukan DPRD Kota Bekasi dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Kerja sama yang baik antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat sektor-sektor penghasil PAD.
Gusti menambahkan, hasil dari kunjungan kerja tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Komisi II DPRD Kota Banjarmasin dalam memperkuat fungsi pengawasannya. Harapannya, berbagai pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.
Melalui kegiatan tersebut, Komisi II DPRD Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus mengawal optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah, mempercepat pembangunan, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Banjarmasin. (nug/KPO-3)















