Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN
Asal kata damai, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) berarti tidak ada perang, tidak ada kerusuhan, aman, tenteram, tenang, keadaan tidak bermusuhan, atau rukun. Sedangkan menurut Islam, damai adalah kondisi selamat, aman, dan harmoni, bukan sekadar tidak adanya konflik fisik, tetapi juga kebebasan dari ketakutan, kelaparan, dan ketidakamanan.
Di negara ini memang tidak ada kerusuhan, tidak perang, namun belum mengatakan aman, karena di sana sini, masih mendengar adanya tindakan kriminal, tindakan yang mendatangkan kerugian pada badan, harta dan benda orang lain, seperti terjadinya mencurian, perampokan, pembajakan, hingga pembunuhan, itu menandakan belum aman, walaupun demikian masih dapat mengatakan negara ini damai. Karena dibandingkan dengan perlakukan aman dengan yang melakukan pelanggaran hukum, lebih banyak yang damai.
Maka dapat mengatakan negeri ini damai. Islam adalah agama yang sangat mengutamakan kedamaian. Sejak pertama kali diturunkan, pesan utama yang terkandung dalam ajaran Islam adalah untuk menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kasih sayang di antara umat manusia.Kedamaian adalah fondasi utama dalam ajaran Islam, dan menciptakan perdamaian dalam hidup ini adalah salah satu kewajiban sebagai seorang muslim.
Islam mengajarkan bahwa hidup dalam kedamaian dengan sesama manusia, serta dengan alam semesta dan makhluk hidup lainnya, adalah bagian dari iman yang sempurna. Salah satu arti dari kata Islam sendiri berasal dari akar kata yang berarti kedamaian dan penyerahan diri kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa kedamaian bukan hanya tujuan akhir, tetapi juga cara hidup yang harus dijalani oleh umat Islam.
Kedamaian dalam Islam mencakup banyak aspek kehidupan, mulai dari hubungan antar individu, hubungan antar umat beragama, hingga hubungan umat manusia dengan alam.
Ajaran Islam menekankan upaya untuk menciptakan perdamaian, yang dimulai dari diri sendiri dan meluas ke hubungan antar sesama, dengan menjunjung tinggi keadilan, menghargai ke ragaman, dan menolong sesama.
Pilar-pilar damai dalam Islam, yakni menjauhi permusuhan. Islam mengajarkan umatnya untuk menghindari konflik, permusuhan, dan perbuatan zalim atau aniaya; membangun solidaritas; membangun persaudaraan, tolong-menolong, dan menciptakan suasana yang harmonis di antara sesama manusia; menghargai keragaman; menerima dan menghargai perbedaan pendapat dan keragaman antarindividu; tawazun, tawasut, dan tasamuh; menjalankan prinsip-prinsip keseimbangan, moderasi, dan toleransi dalam setiap aspek kehidupan; memenuhi kebutuhan dasar; memastikan rasa aman dan terpenuhinya kebutuhan dasar manusia, seperti makanan dan perlindungan.
Kedamian dalam Islam akan tercipta, jika umat Islam melakukan hal-hal sebagai berikut, yakni : 1. Mengucapkan salam; 2. Menolong dhuafa; 3. Membangun keadilan.














