Balangan, KP -Tak sedikit warga yang berbondong- bondong mencebur ke kawasan Sungai Kali Maraup di Desa Panggung kecamatan Paringi Selatan. Mereka berebut menangkap (bagagap, red) ikan, Kamis kemarin.
Pria dewasa maupun anak-anak muda ikut dalam Tradisi Bagagap Iwak atau menangkap ikan dengan tangan kosong dan jala..
Keseruan Bagagap Iwak terlihat saat para peserta berburu ikan di aliran sungai menggunakan jala. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang telah menjadi warisan budaya masyarakat Balangan tersebut.
Kehadiran Bupati Balangan H Abdul Hadi semakin menambah keseruan, karena dia ikut dalam kegiatan tersebut dan berkesempatan melempar jala (jaring, red) lingkar.
Abdul Hadi menyampaikan, tradisi Bagagap Iwak atau menangkap ikan dengan jala telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Balangan. Dan kegiatan yang diperlombakan setiap tahun dimusim kemarau ini menjadi penantian warga.
“Di Balangan, tradisi Bagagap Iwak sudah menjadi kebiasaan dan menjadi bagian dari kehidupan masyaraka,” ujarnya.
“Adapun kegiatan perlombaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kami sangat mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia, kepala desa, serta seluruh masyarakat yang berkomitmen melestarikan tradisi ini sehingga tetap dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” ucapnya lagi.
Menurut orang nomor satu di Balangan, tradisi tahunan tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sungai.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Hafiz Anshari menyampaikan rasa syukur karena tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu dapat kembali dilaksanakan pada tahun ini.
“Alhamdulillah, kami dapat kembali melaksanakan tradisi Bagagap Iwak di Desa Panggung. Tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan terus kami lestarikan hingga sekarang. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah daerah, Bank Kalsel, BPR, dan PT Air Minum Sanggam yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.
Disampaikannya, panitia memberikan apresiasi kepada peserta melalui penentuan juara berdasarkan berat hasil tangkapan ikan dengan kategori juara satu, dua, dan tiga.
Selain itu, berbagai doorprize juga disiapkan dan dibagikan kepada peserta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi masyarakat dalam memeriahkan tradisi Bagagap Iwak. (jnd/K-6)















