PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Kebakaran lahan berskala besar kembali melanda wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kali ini, amukan si jago merah menghanguskan sedikitnya 20 hektar area semak belukar yang berlokasi di kawasan Jalan A. Yani RT 05 dan 06, Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan api pada Rabu (1/7/2026) malam.
Peristiwa yang sempat memicu kekhawatiran warga sekitar ini bermula sejak siang hari. Embusan angin yang kencang ditambah kondisi vegetasi yang kering membuat kobaran api dengan cepat meluas hingga mendekati kawasan sekitar jalan utama.
Anggota Damkar Tanah Laut, Edwin Sihol Manulang, membenarkan luasnya lahan yang terbakar membutuhkan penanganan ekstra, taktik yang tepat, serta ketahanan fisik dari seluruh unsur di lapangan. Medan yang cukup sulit juga sempat menyulitkan proses lokalisasi titik api.
“Kami meminta warga untuk selalu waspada dan jangan lalai. Kami sangat berharap masyarakat segera melaporkan ke posko terdekat jika melihat titik api sekecil apa pun di sekitar lingkungan mereka, sebelum api itu membesar dan sulit dikendalikan,” ujar Edwin.
Mengingat skala kebakaran yang cukup masif, operasi pemadaman ini pun berubah menjadi aksi gotong royong berskala besar yang melibatkan sinergi kuat antar-instansi, pihak swasta, hingga elemen masyarakat.
Adapun unsur yang terlibat aktif di lapangan meliputi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut (Sektor Jorong & Kintap), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut, personel TNI dan Polri dari Koramil dan Polsek setempat, aparatur Desa Asam Jaya bersama warga sekitar, serta relawan ambulans.
Tidak hanya instansi pemerintahan, sektor swasta dan BUMN yang beroperasi di wilayah tersebut juga menunjukkan kepeduliannya.
PLTU Asam-Asam, PLN Asam-Asam, dan PT Arutmin Indonesia turut bergerak cepat dengan mengerahkan armada truk tangki air mereka ke lokasi kejadian guna menyuplai kebutuhan air tim pemadam.
Keberhasilan memutus perambatan api ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut.
Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh personel, jajaran instansi, relawan, serta manajemen perusahaan yang telah bahu-membahu di garis depan.
Berkat respons cepat dan koordinasi yang solid tersebut, api dapat dilokalisir sehingga tidak merembet ke area pemukiman warga atau fasilitas publik lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api tersembunyi (smoldering) di dalam tanah. (rzk/KPO-3)















