Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Tak Sekadar Berfoto, Rumah Anno Ajak Wisatawan Rasakan Budaya Banjar

×

Tak Sekadar Berfoto, Rumah Anno Ajak Wisatawan Rasakan Budaya Banjar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260701 WA0051 e1782903347714
Potret Ilustrasi Suasana disekitar Rumah Anno Banjarmasin. (Kalimantanpost.com/Repro)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Rumah Anno yang berada di kawasan Siring Menara Pandang, Kota Banjarmasin, kini menghadirkan daya tarik baru bagi para wisatawan. Tidak hanya menawarkan keindahan bangunan berarsitektur klasik, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman mengenakan pakaian adat Banjar lengkap dan mengabadikan momen di pelaminan khas Banjar yang telah disediakan di dalam rumah tersebut.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) dalam menghidupkan kembali kawasan wisata Siring Menara Pandang. Konsep yang diusung tidak sekadar menjadikan Rumah Anno sebagai tempat berkunjung, tetapi juga sebagai ruang edukasi budaya yang memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat maupun wisatawan.

Kalimantan Post

Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan penyediaan pakaian adat merupakan salah satu langkah untuk memperkenalkan budaya Banjar dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Menurutnya, pengunjung tidak hanya melihat warisan budaya, tetapi juga dapat merasakan langsung suasana khas masyarakat Banjar melalui busana tradisional.

“Selain pakaian adat Banjar, tersedia juga pakaian adat Dayak yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan momen di Rumah Anno,” ujar Ibnu Sabil.

Saat ini, pakaian adat Banjar dapat digunakan secara gratis oleh pengunjung karena Peraturan Daerah mengenai tarif retribusi masih dalam tahap pembahasan. Sementara itu, untuk menambah pilihan busana, Disbudporapar juga bekerja sama dengan pihak ketiga yang menyediakan pakaian adat Dayak dengan biaya sewa sesuai ketentuan pengelola.

Program yang baru berjalan sekitar tiga pekan itu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat dari antrean yang hampir selalu mengular, terutama pada sore hingga malam hari saat akhir pekan. Kondisi tersebut semakin ramai bertepatan dengan masa libur sekolah yang mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Perlindungan Anak dan Tolak Militerisme

“Alhamdulillah, pelaksanaannya baru sekitar tiga minggu, tetapi antusias masyarakat luar biasa, ternyata kehadiran pakaian adat ini memang menjadi harapan mereka,” ungkap Ibnu Sabil.

Melihat tingginya minat masyarakat, Disbudporapar memperpanjang jam pelayanan hingga malam hari, khususnya pada akhir pekan. Ke depan, Rumah Anno diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata favorit di Kota Banjarmasin, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya yang mampu mengenalkan tradisi Banjar kepada generasi muda maupun wisatawan melalui pengalaman yang berkesan. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan