Pelaihari, KP – Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, menegaskan bahwa Pemilihan Putra Putri Pariwisata bukan sekadar ajang kompetisi keindahan fisik semata.
Acara tahunan ini merupakan bagian dari strategi investasi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) muda yang berkualitas.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka malam puncak grand final ajang tersebut di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Sabtu (4/7/2026) malam.
Dalam sambutannya, Zazuli memaparkan bahwa arah pembangunan daerah harus berjalan beriringan antara kemajuan infrastruktur fisik dan peningkatan kapasitas generasi mudanya.
Melalui ajang ini, pemerintah berharap lahir kader-kader yang memiliki kebanggaan besar terhadap daerah.
“Membangun Tanah Laut tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusianya. Pemilihan Putra Putri Pariwisata merupakan investasi untuk melahirkan generasi yang percaya diri, berwawasan, dan bangga terhadap daerahnya,” ujarnya.
Menurut Zazuli, para finalis yang tampil merupakan representasi dan cerminan wajah Kabupaten Tanah Laut di mata publik.
Jika para kader digital ini dibekali kemampuan komunikasi yang baik, potensi pariwisata daerah akan terdongkrak dengan sendirinya.
“Jika mereka mampu mempromosikan pariwisata dengan baik, maka potensi wisata kita akan semakin dikenal. Putra Putri Pariwisata adalah wajah daerah,” tegasnya.
Di samping menyiapkan kualitas pemuda, Zazuli juga mengingatkan bahwa kemajuan sektor pariwisata memerlukan kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Sektor ini tidak akan berkembang optimal jika hanya mengandalkan program kerja dari jajaran birokrasi.
“Potensi yang kita miliki tidak akan berkembang tanpa sinergi semua pihak. Dengan kolaborasi, sektor pariwisata dapat menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah,” pesannya. (rzk/K-6)















