BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Bermain 10 orang, Inggris berhasil menyingkirkan tuan rumah bersama Meksiko 3-2 dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Mexico City Stadium, Senin (6/7/2026) pagi WIB.
Jude Bellingham mencetak dua gol dan satu gol lainnya oleh Harry Kane, sedangkan gol balasan Meksiko dicetak oleh Jimenez.
Di perempat final Inggris akan berjumpa dengan Norwegia di Miami pada hari Sabtu, 11 Juli. Sebelumnya Norwegia menyingkirkan juara lima kali Brazil 2-1.
Dikutip dari laman FIFA, didukung oleh para suporter tuan rumah yang antusias, Meksiko yang berjuang tanpa lelah dalam upaya mereka untuk mencapai perempat final pertama dalam 40 tahun, tetapi Inggris berhasil mempertahankan keunggulan untuk menjaga mimpi meraih gelar juara tetap hidup.
Meksiko mendominasi penguasaan bola di awal pertandingan, tetapi dua gol cepat dari Bellingham membuat Unggul unggul 2-0.
Pertama, striker Real Madrid ini menyundul bola hasil umpan silang Bukayo Saka di menit 36.
Hanya berselang dua menit kemudian, Bellingham memperbesar keunggulan jadi 2-0. Merebut kembali bola dari penguasaan Meksiko dan Harry Kane memberikan umpan kepada Bellingham untuk mencetak gol.
Stadion Mexico City terguncang, tetapi El Tri merespons dengan cepat. Julian Quinones melepaskan tembakan tak terbendung melewati Jordan Pickford dari jarak dekat pada menit ke-42.
Semangat tuan rumah meningkat dan hanya penyelamatan spektakuler Pickford yang mencegah Raul Jimenez menyamakan kedudukan sebelum jeda.
Skor 2-1 untuk Inggris bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin tinggi dan cepat.
Di menit 49, Inggris mendapat peluang melalui Nico O’Reilly tetapi sepakannya membentur tiang gawang.
Inggris harus bermain 10 orang usai Jarell Quansah mendapat kartu merah pada menit ke-54
karena pelanggaran terhadap Jesus Gallardo.
Walau pun bermain 10 orang, Inggris melakukan serangan cepat di menit 58 dan kiper Meksiko Raul Rangel menjatuhkan Anthony Gordon di kotak penalti.
Wasit pun menunjuk titik putih. Harry Kane maju untuk mencetak gol keenamnya di turnamen ini pada menit 60. Kedudukan menjadi 3-1.
Tak ingin kalah di depan publiknya sendiri, Meksiko meningkatkan tempo permainan. Di menit 66, Harry Kane yang berusaha menghalau bola di kotak penalti malah mengenai kaki pemain Meksiko, Brian Gutierrez.
Wasit Alireza Faghani melakukan cek VAR dan kemudian menunjuk titik penalti. Jimenez tidak melakukan kesalahan dari titik penalti dan tuan rumah kembali mendekati skor 3-2.
El Tri meningkatkan tekanan untuk mencari gol peny equalizer yang akan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu. Namun, Inggris tetap bertahan, dan dapat menantikan pertandingan perempat final melawan Norwegia.
“Saya tidak bisa menyalahkan tim saya atas apa pun. Kami melakukan semuanya dan mereka adalah tim yang hebat. Ini adalah level tertinggi, Anda tidak boleh membuat kesalahan karena akan sangat merugikan,” ujar Javier Aguirre, pelatih Meksiko.
Dia pun telah mengambil risiko dengan pergantian pemain untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. “Tetapi kami tidak mampu melakukannya. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas dukungan semua orang,” tandasnya.
Sementara itu, pelatih Inggris, Thomas Tuchel mengaku sangat bangga usai mengalahkan Meksiko 3-2.
“Kami membutuhkan segalanya. Itu sangat sulit. Di saat-saat kami pikir telah mendapatkan momentum, kami mengalami rendering. Itulah mentalitas yang tepat. Ketika keadaan menjadi sulit, mereka tidak pernah menyerah, mereka tidak pernah kehilangan kepercayaan. Itu adalah satu langkah lebih maju,” pungkasnya. (ful/KPO-3)















