Pelaihari, KP — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Laut menyelenggarakan pelantikan Pengurus Harian Dewan Pimpinan MUI Kecamatan se-Kabupaten Tanah Laut masa khidmat 2025–2030.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Standardisasi Ustadz/Ustadzah Pondok Pesantren Angkatan II yang bertempat di Pelaihari, Senin (27/7/2026).
Pelaksanaan dua agenda penting secara bersamaan ini bertujuan untuk memperkokoh struktur kelembagaan keulamaan di tingkat kecamatan sekaligus meningkatkan mutu serta kapasitas tenaga pendakwah di Kabupaten Tanah Laut.
Ketua Umum MUI Kabupaten Tanah Laut, KH Ahmad Syafruddin Noor, menyatakan bahwa penggabungan kegiatan ini dinilai sangat efektif karena keterlibatan signifikan para pimpinan dan tokoh pondok pesantren di dalam kepengurusan MUI tingkat kecamatan.
“Sebagian besar pengurus MUI kecamatan berasal dari unsur pondok pesantren sehingga kedua kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara terpadu,” ujar KH Ahmad Sjafruddin Noor.
Dalam kesempatan yang sama, beliau turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atas alokasi dana hibah yang diberikan, yang dinilai sangat menunjang kelancaran pelaksanaan program-program pembinaan keagamaan di daerah.
“Sinergi antara MUI, pemerintah daerah, camat, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat agar pembinaan umat semakin menjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, yang hadir untuk membuka secara resmi Diklat Angkatan II tersebut, menegaskan bahwa program standardisasi ini memiliki nilai strategis dalam mencetak pendakwah yang kompeten dan berwawasan komprehensif.
“Diklat Standardisasi Ustadz/Ustadzah bukan sekadar meningkatkan kapasitas keilmuan, tetapi juga memperkuat kompetensi, wawasan kebangsaan, moderasi beragama, serta akhlak para pendakwah agar mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah,” ungkap HM Zazuli.
Selain itu, Wakil Bupati juga berpesan kepada jajaran pengurus MUI kecamatan yang baru dilantik agar senantiasa menjalankan amanah dengan tingkat integritas yang tinggi serta bertindak sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, integritas, dan tanggung jawab sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Tanah Laut yang religius, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.
Acara yang dilangsungkan di Aula Kantor Kecamatan Pelaihari ini dihadiri pula oleh unsur ulama, habaib, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, para camat, serta jajaran Kepala KUA se-Kabupaten Tanah Laut. (rzk/K-6)















