Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Janjikan Lahan Jalan Lintas Tengah Rampung 2027

×

Janjikan Lahan Jalan Lintas Tengah Rampung 2027

Sebarkan artikel ini
aa
Gubernur Kalsel, H. Muhidin

Banjarbaru, KP – Pembangunan Jalan Lintas Tengah yang akan menghubungkan Banjarbaru dan Hulu Sungai sedang berproses.

Pembangunan tersebut menjadi salah satu janji Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Kalimantan Post

Bahkan pada saat menyampaikan sambutan Puncak Peringatan Hari Jadi ke 76 Kalsel, Muhidin menjanjikan lahan sudah rampung tahun 2027 mendatang.

“Insyaallah tahun 2027 pembebasan lahan rampung, pembangunan minimal menghubungkan Banjarbaru dan Tapin dulu,” kata Muhidin.

Menurutnya, keberadaan akses jalan tersebut sangat penting.

Karena bisa memecah arus lalu lintas.

“Jika sudah selesai jalan todak lagi macet, terutama pada saat haul,” ujarnya.

Proses pengadaan lahan lintas tengah diawali perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dilanjutkan penyusunan dokumen pertanahan sebagai dasar penetapan lokasi proyek.

Izin KKPR untuk Banjar dan Tapin telah resmi keluar.

Dengan terbitnya perizinan tersebut, tim teknis menyusun dokumen pertanahan guna mendukung proses pembebasan lahan jalan lintas tengah.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, mengungkapkan pihaknya menargetkan penetapan lokasi (penlok) pembebasan lahan dapat terbit pada Oktober mendatang.

Setelah penlok keluar, selanjutnya proses pengajuan pembebasan lahan ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional pada awal Januari 2027. “Target kami di Oktober penlok sudah keluar.

Sehingga awal Januari kami sudah bisa mengajukan pembebasan lahannya ke Kanwil Pertanahan,” ungkap Yasin.

Untuk mendukung proses pengadaan lahan, Pemprov Kalsel akan menyiapkan pagu anggaran sekitar Rp100 miliar pada APBD 2027 nanti. Berdasarkan koordinasi dengan Kanwil Pertanahan, proses pembebasan lahan memerlukan waktu sekitar tujuh bulan.

Yasin menyampaikan, jika berjalan sesuai target, lahan dari Kecamatan Mataraman hingga wilayah Binuang bakal clean dan clear pada September 2027.

“Mudah-mudahan September sudah bisa clear lahan sampai ke Binuang,” harapnya.

Baca Juga :  Dampak Menciptakan “Orang Miskin Baru”, Kalsel Termasuk Tertinggi

Setelah pembebasan lahan selesai, pekerjaan fisik direncanakan mulai dikerjakan pada anggaran perubahan 2027 dan dilanjutkan secara bertahap hingga tahun 2029–2030.

“Semoga proyek menjadi salah satu infrastruktur strategis yang memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalsel, khususnya antara kawasan Banjar dan Tapin,” tutup Yasin. (mns/K-2)

Iklan
Iklan