Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Kabut Asap Makin Pekat, Rektor Uniska Ingatkan Mahasiswa Waspada di Jalan

×

Kabut Asap Makin Pekat, Rektor Uniska Ingatkan Mahasiswa Waspada di Jalan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260819 WA01101
Rektor Universitas Islam Kalimantan, Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M.

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kabut asap terpantau menutup sejumlah kawasan Kota Banjarbaru, Banjarmasin hingga Kabupaten Barito Kuala (Batola). Kondisi ini membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas.

Kalimantan Post

Bahkan, di sejumlah titik, jarak pandang diperkirakan hanya sekitar 5 hingga 10 meter. Pengendara pun terpaksa memperlambat laju kendaraan untuk menghindari kecelakaan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Rektor Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB), Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M.

Sebagai pimpinan perguruan tinggi yang memiliki kampus di Banjarmasin, Banjarbaru dan Handil Bakti, Zainul mengingatkan mahasiswa dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tengah kabut asap.

“Kabut asap ini sangat pekat. Jarak pandang hanya sekitar 5 sampai 10 meter saja,” ujar Zainul.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara yang melintas menuju Banjarbaru maupun sebaliknya.
“Bagi mahasiswa hendaklah berhati-hati dalam perjalanan agar tidak terjadi kecelakaan,” pesannya.

Ia meminta pengendara yang melintas di kawasan terdampak kabut asap untuk mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

“Pengendara sebaiknya berhati-hati dan mengurangi kecepatan karena jarak pandang sangat terbatas,” katanya.

Selain keselamatan di jalan, Zainul juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan. Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi paparan asap karhutla.
“Gunakan masker untuk melindungi diri dari dampak buruk kabut asap,” imbaunya.

Kabut asap dilaporkan cukup tebal terutama di kawasan Kecamatan Landasan Ulin, Liang Anggang, Pengayuan hingga wilayah perbatasan Banjarbaru dengan Kabupaten Tanah Laut.
Kondisi ini juga menjadi perhatian warga Banjarmasin yang hendak bepergian menuju Banjarbaru. Sejumlah pengendara terlihat mengurangi kecepatan karena jarak pandang yang terbatas.

Baca Juga :  Sudah Tak Layak, Kini Warga Handil Bujur Nikmati Bangunan Baru Jembatan Perintis Garuda

Zainul berharap masyarakat tidak menganggap remeh kondisi tersebut. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas, terutama bagi mahasiswa dan masyarakat yang setiap hari menggunakan kendaraan untuk beraktivitas.

“Masyarakat yang akan melintas menuju wilayah terdampak kabut asap agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara,” pungkasnya.(fin)

Iklan
Iklan